Ini Modus Perempuan Asal Cianjur Gasak Uang Rp100 Juta Tanpa Sidik Jari di Bantul
Jum'at, 19 April 2024 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Di hadapan petugas, YK sendiri mengaku awalnya tidak ada niat untuk melakukan pencurian. Namun ketika di lokasi kejadian melihat rumah korban dalam kondisi tidak terkunci maka timbul niatnya untuk melakukan aksi pencurian tersebut.
Baca Juga: Kepergok Hendak Beraksi, 2 Wanita Maling Motor Dicokok di Jatiuwung
Dirinya langsung masuk ke dalam rumah setelah sebelumnya melakukan pengamatan.“Saya bisa ambil uangnya. Tapi tidak saya gunakan. Hanya saya amankan di bank saja,” ungkapnya.
Kapolsek Kasihan AKP Nandang Rochman menuturkan dari pemeriksaan sementara, pelaku memang mengaku baru pertama kali melakukan aksinya. Pelaku juga mengklaim aksinya hanya dilakukan secara spontan tanpa direncanakan.
Namun pihaknya tidak percaya begitu saja dengan pengakuan tersangka. Terlebih dalam pengakuannya, sebelum melakukan pencurian di rumah korban, pelaku sebelumnya sudah mengobrak-abrik sebuah rumah namun tidak mendapatkan barang berharga yang bisa dia bawa.
”Di rumah pertama tidak mendapatkan hasil. Baru di rumah kedua itu pelaku berhasil membawa uang milik korban sebesar Rp100 juta,” terang dia.
Pada peristiwa tersebut ada dua rumah yang disatroni, polisi juga tidak menemukan sidik jari di lokasi kejadian di rumah korban, Ar Rasyid Fajar Nasrullah di Dusun Sanggrahan Kasihan Bantul itu.
Dari keterangan tersangka, perempuan ini menyiapkan alasan ketika terpergok oleh warga atau pemilik rumah. Pelaku mengaku mencari tempat laundry untuk mencuci pakaiannya.“Pelaku itu modusnya kalau kepergok mengaku mencari tempat laundry,” ujarnya.
Baca Juga: Kepergok Hendak Beraksi, 2 Wanita Maling Motor Dicokok di Jatiuwung
Dirinya langsung masuk ke dalam rumah setelah sebelumnya melakukan pengamatan.“Saya bisa ambil uangnya. Tapi tidak saya gunakan. Hanya saya amankan di bank saja,” ungkapnya.
Kapolsek Kasihan AKP Nandang Rochman menuturkan dari pemeriksaan sementara, pelaku memang mengaku baru pertama kali melakukan aksinya. Pelaku juga mengklaim aksinya hanya dilakukan secara spontan tanpa direncanakan.
Namun pihaknya tidak percaya begitu saja dengan pengakuan tersangka. Terlebih dalam pengakuannya, sebelum melakukan pencurian di rumah korban, pelaku sebelumnya sudah mengobrak-abrik sebuah rumah namun tidak mendapatkan barang berharga yang bisa dia bawa.
”Di rumah pertama tidak mendapatkan hasil. Baru di rumah kedua itu pelaku berhasil membawa uang milik korban sebesar Rp100 juta,” terang dia.
Pada peristiwa tersebut ada dua rumah yang disatroni, polisi juga tidak menemukan sidik jari di lokasi kejadian di rumah korban, Ar Rasyid Fajar Nasrullah di Dusun Sanggrahan Kasihan Bantul itu.
Dari keterangan tersangka, perempuan ini menyiapkan alasan ketika terpergok oleh warga atau pemilik rumah. Pelaku mengaku mencari tempat laundry untuk mencuci pakaiannya.“Pelaku itu modusnya kalau kepergok mengaku mencari tempat laundry,” ujarnya.
Lihat Juga :