Disgulkarmat DKI Catat 144 Kasus Kebakaran selama Ramadan, Jaktim Tertinggi
Jum'at, 19 April 2024 - 19:53 WIB
loading...
A
A
A
Satriadi mengatakan bentuk sosialisasi yang gencar dilakukan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta untuk menekan frekuensi kebakaran, seperti kegiatan stikerisasi cegah kebakaran, woro-woro imbauan bahaya kebakaran, edukasi cegah kebakaran di lingkungan rumah tinggal, serta publikasi konten iklan layanan masyarakat 'Cegah Kebakaran di Bulan Ramadan'.
Kemudian, sosialisasi yang giat dilakukan kepada masyarakat ini, menandakan adanya perubahan yang telah dilakukan oleh Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta. “Kini pemadam kebakaran tidak hanya menunggu kebakaran datang, tapi melakukan upaya preventif untuk mencegah kebakaran,” tuturnya.
Satriadi juga mengajak masyarakat untuk bersama meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan diri terhadap bahaya kebakaran. Apabila terjadi kebakaran, diimbau agar masyarakat segera melapor dengan menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 atau mendatangi pos pemadam kebakaran terdekat. Layanan ini dapat diakses 24 jam dan gratis
Sebagai informasi, faktor penyebab kebakaran karena listrik masih menjadi yang tertinggi sebesar 90 kejadian, gas 17 kejadian, rokok 6, membakar sampah 3 kejadian, lilin 1 kejadian, dan lainnya 27.
Sementara untuk rincian objek yang terbakar dalam peristiwa kebakaran di periode ini, yaitu bangunan perumahan sejumlah 46 kejadian, instalasi luar gedung 36 kejadian, bangunan umum dan perdagangan 26 kejadian, kendaraan 20 kejadian, lapak 4 kejadian, bangunan industri 2 kejadian, tumbuhan 2 kejadian, sampah 2 kejadian, dan lain-lain 6 kejadian.
Kemudian, sosialisasi yang giat dilakukan kepada masyarakat ini, menandakan adanya perubahan yang telah dilakukan oleh Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta. “Kini pemadam kebakaran tidak hanya menunggu kebakaran datang, tapi melakukan upaya preventif untuk mencegah kebakaran,” tuturnya.
Satriadi juga mengajak masyarakat untuk bersama meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan diri terhadap bahaya kebakaran. Apabila terjadi kebakaran, diimbau agar masyarakat segera melapor dengan menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 atau mendatangi pos pemadam kebakaran terdekat. Layanan ini dapat diakses 24 jam dan gratis
Sebagai informasi, faktor penyebab kebakaran karena listrik masih menjadi yang tertinggi sebesar 90 kejadian, gas 17 kejadian, rokok 6, membakar sampah 3 kejadian, lilin 1 kejadian, dan lainnya 27.
Sementara untuk rincian objek yang terbakar dalam peristiwa kebakaran di periode ini, yaitu bangunan perumahan sejumlah 46 kejadian, instalasi luar gedung 36 kejadian, bangunan umum dan perdagangan 26 kejadian, kendaraan 20 kejadian, lapak 4 kejadian, bangunan industri 2 kejadian, tumbuhan 2 kejadian, sampah 2 kejadian, dan lain-lain 6 kejadian.
(cip)
Lihat Juga :