Misteri Asal-usul Jangka Jayabaya Berisi Ramalan Nusantara di Masa Depan
Sabtu, 13 April 2024 - 06:10 WIB
loading...
A
A
A
Sebagaimana dikisahkan dari "Misteri Ramalan Jayabaya : Siapa Pemimpin Selanjutnya di Negeri Ini?" dari tulisan Petir Abimanyu, Kakawin Bharatayudha diceritakan peperangan antara kaum Korawa dan Pandawa yang disebut perang Bharatayudha.
Sedangkan, kakawin Hariwangsa dan kakawin Gatotkacasraya bercerita tentang sang Prabu Kresna, titisan Bhatara Wishnu, yang ingin menikah dengan Dewi Rukmini, dari negeri Kundina, putri Prabu Bismaka. Rukmini sendiri merupakan titisan Dewi Sri.
Berbagai sumber dan keterangan ahli sejarah mengenai ramalan Jayabaya menyebut sumber ramalan itu berasal dari satu kitab, yakni Kitab Asrar Musarar, karangan Sunan Giri Perapan atau Sunan Giri Ketiga, yang dikumpulkan pada tahun 1540 Saka atau sama dengan 1028 hijriah, atau setara dengan 1618 Masehi.
Baca juga; Kisah Kejayaan dan Warisan Abadi Raja Jayabaya
Kitab itu disusun hanya berselisih lima tahun dengan selesainya Kitab Pararaton tentang sejarah Majapahit dan Singasari yang ditulis di Pulau Bali 1535 Saka atau 1613 M. Jadi, penulisan sumber ini sudah sejak zaman Sultan Agung dari Mataram bertahta, yakni pada 1613 sampai 1645 M.
Sedangkan, kakawin Hariwangsa dan kakawin Gatotkacasraya bercerita tentang sang Prabu Kresna, titisan Bhatara Wishnu, yang ingin menikah dengan Dewi Rukmini, dari negeri Kundina, putri Prabu Bismaka. Rukmini sendiri merupakan titisan Dewi Sri.
Berbagai sumber dan keterangan ahli sejarah mengenai ramalan Jayabaya menyebut sumber ramalan itu berasal dari satu kitab, yakni Kitab Asrar Musarar, karangan Sunan Giri Perapan atau Sunan Giri Ketiga, yang dikumpulkan pada tahun 1540 Saka atau sama dengan 1028 hijriah, atau setara dengan 1618 Masehi.
Baca juga; Kisah Kejayaan dan Warisan Abadi Raja Jayabaya
Kitab itu disusun hanya berselisih lima tahun dengan selesainya Kitab Pararaton tentang sejarah Majapahit dan Singasari yang ditulis di Pulau Bali 1535 Saka atau 1613 M. Jadi, penulisan sumber ini sudah sejak zaman Sultan Agung dari Mataram bertahta, yakni pada 1613 sampai 1645 M.
Lihat Juga :