Jemaah Aolia Gelar Idulfitri Jumat, Mbah Benu: Sudah Ditelepon Gusti Allah
Sabtu, 06 April 2024 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
”Apabila pernyataan saya yang menyinggung atau tidak berkenan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak. Terima kasih,” sambungnya.
Ketua MUI Gunungkidul dr KH Asrofi mengakui sudah mendengar pernyataan dari Mbah Benu tentang penentuan awal puasa maupun idul Fitri tidak menggunakan sistem kalender tetapi berdasarkan keyakinan.
Bahkan di video terbaru Mbah Benu menyatakan telah telepon atau komunikasi terhadap Allah SWT. Menurutnya, hal tersebut tidak wajar, tidak scientifik dan tidak rasional.
Asrofi menegaskan bukan bermaksud menyalahkan dan bukan termasuk menganggap bahwa yang bersangkutan tidak benar tetapi metodologi yang digunakan oleh Mbah Benu itu adalah metodologi keyakinan yang tidak bisa diperhitungkan serta tidak bisa dipertanggungjawabkan.
”Oleh karena itu jika ada yang mengikuti itu urusan masing-masing. jika Mbah Benu punya keyakinan seperti itu ya itu urusan Mbah Benu,” ucapnya.
MUI mengimbau kepada umat Islam di Gunungkidul, sebagian besar akan merayakan Idulfitri kemungkinan bersamaan waktunya yaitu hari Rabu (10/4/2024). Kemungkinan besar antara pemerintah, Muhammadiyah dan NU akan merayakan Idulfitri bersama-sama.
Di mana berdasarkan ilmu Hisab memungkinkan bahwa tanggal 10 April 2024 sudah bisa menggelar salat Idulfitri. Dia mengimbau kepada semua pihak untuk saling menjaga toleransi, kerukunan, persatuan, dan kesatuan.
Ketua MUI Gunungkidul dr KH Asrofi mengakui sudah mendengar pernyataan dari Mbah Benu tentang penentuan awal puasa maupun idul Fitri tidak menggunakan sistem kalender tetapi berdasarkan keyakinan.
Bahkan di video terbaru Mbah Benu menyatakan telah telepon atau komunikasi terhadap Allah SWT. Menurutnya, hal tersebut tidak wajar, tidak scientifik dan tidak rasional.
Asrofi menegaskan bukan bermaksud menyalahkan dan bukan termasuk menganggap bahwa yang bersangkutan tidak benar tetapi metodologi yang digunakan oleh Mbah Benu itu adalah metodologi keyakinan yang tidak bisa diperhitungkan serta tidak bisa dipertanggungjawabkan.
”Oleh karena itu jika ada yang mengikuti itu urusan masing-masing. jika Mbah Benu punya keyakinan seperti itu ya itu urusan Mbah Benu,” ucapnya.
MUI mengimbau kepada umat Islam di Gunungkidul, sebagian besar akan merayakan Idulfitri kemungkinan bersamaan waktunya yaitu hari Rabu (10/4/2024). Kemungkinan besar antara pemerintah, Muhammadiyah dan NU akan merayakan Idulfitri bersama-sama.
Di mana berdasarkan ilmu Hisab memungkinkan bahwa tanggal 10 April 2024 sudah bisa menggelar salat Idulfitri. Dia mengimbau kepada semua pihak untuk saling menjaga toleransi, kerukunan, persatuan, dan kesatuan.
(ams)
Lihat Juga :