Ribuan Pemudik Padati Stasiun Kiaracondong Bandung, Mudik Dini Hindari Kepadatan

Kamis, 04 April 2024 - 21:10 WIB
loading...
Ribuan Pemudik Padati...
Ribuan pemudik memadati Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (4/4/2024) malam. Foto/Ervan D/iNewsTV
A A A
BANDUNG - Ribuan pemudik memadati Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (4/4/2024) malam. Mereka memilih mudik dini untuk menghindari kepadatan penumpang di puncak arus mudik.

Meskipun Lebaran masih menyisakan enam hari lagi, para pemudik ini antusias untuk pergi pulang kampung.

"Saya sengaja mudik dini karena ingin menghindari kepadatan di puncak arus mudik. Selain itu, tiket kereta api untuk tanggal-tanggal dekat Lebaran sudah habis terjual," kata Yana, salah seorang pemudik.

Rohaeni, pemudik lainnya, mengaku memilih mudik dengan kereta api karena lebih murah dan nyaman dibandingkan dengan moda transportasi lainnya.

Baca Juga: Pastikan Keamanan Pemudik, Dishub Bandung Inspeksi Angkutan Lebaran 2024

"Harga tiket kereta api relatif murah dibandingkan dengan pesawat atau travel. Selain itu, perjalanan dengan kereta api lebih nyaman karena bisa duduk dan beristirahat," ujarnya.

Berdasarkan data Stasiun Kiaracondong, pada Kamis (4/4/2024), sebanyak 3.000 lebih tiket kereta api untuk tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur telah terjual habis.

Humas DAOP 2 Bandung, Ayep Hanapi, mengatakan bahwa tiket kereta api kelas ekonomi untuk periode 31 Maret hingga 16 April 2024 sudah tidak tersedia.

"Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada esok hari hingga mendekati Lebaran," kata Ayep.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Siswa SMA di Bandung...
Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok, Sahroni: Jangan Normalisasi Pelaku Anak, Hukum Berat!
Bukan Sekadar Penertiban:...
Bukan Sekadar Penertiban: Sisi Lain Satpol PP Bandung yang Hangat Melayani
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Hujan Tak Surutkan Antusiasme...
Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Prabowo di Bandung
Rekomendasi
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Berita Terkini
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Bayar PKB Makin Mudah,...
Bayar PKB Makin Mudah, Bapenda DKI Hadirkan Layanan Samsat di PRJ
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved