alexametrics

Uji Beban, 36 Truk Sarat Muatan Diparkir di Atas Jembatan Kalikuto

loading...
Uji Beban, 36 Truk Sarat Muatan Diparkir di Atas Jembatan Kalikuto
Sebanyak 36 truk sarat muatan diparkir di atas jembatan pelengkung Kalikuto Tol Semarang-Batang untuk uji beban setelah selesai dibangun, Sabtu (10/11/2018). FOTO/iNews/EDDIE PRAYITNO
A+ A-
KENDAL - Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan melakukan uji beban pada jembatan pelengkung Kalikuto di perbatasan Kendal-Batang, Jawa Tengah, Sabtu (10/11/2018). Sebanyak 36 truk sarat muatan dengan berat total 1.368 ton ditempatkan di atas jembatan yang pernah runtuh ini. Meski mengalami pergeseran, tapi masih di bawah toleransi dan layak untuk dilalui kendaraan berat.

Direktur Jasamarga Semarang-Batang, Ari Iriyanto mengatakan uji beban ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan jembatan pelengkung Kalikuto. Apakah sudah sesuai dengan desain dan ketentuan teknik atau belum.

Sesuai jadwal, pembangunan jalan tol Semarang-Batang akan berakhir pada 30 November 2018. Diharapkan jalan tol Semarang-Batang sudah siap untuk dioperasikan sebelum tanggal tersebut.

"Rencananya, jalan tol Semarang-Batang akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, pada 20 Desember mendatang. Diharapkan Natal dan Tahun Baru tol ini sudah bisa dilalui," kata Ari Iriyanto, Sabtu (10/11/2018).

Sementara, Kepala Balai Besar Jembatan Khusus dan Terowongan, Yudha Andita mengatakan, uji beban dimaksudkan untuk mengukur dan menguji kekuatan jembatan dengan beban 1.638 ton mengalami kelenturan berapa centimeter.

"Selanjutkan dibandingkan di desain bagaimana setelah dikonstruksi bagaimana. Ada perubahan secara struktur atau tidak," kata Yudha Andita.

Uji coba dengan beban tertentu akan dilakukan beberapa tahap. Sebab setiap pergerakan akan dikaji dan dievaluasi apakah sesuai dengan teknik atau belum. Untuk jembatan baru harus diuji 70% dari kekuatan beban maksimal.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak