Depresi Landa Rakyat Kecil, Yastroki Desak Pemerintah Hasil Pemilu 2024 Utamakan Perekonomian Mikro
Minggu, 31 Maret 2024 - 14:43 WIB
loading...
A
A
A
”Bila tidak mendapat perhatian, dikhawatirkan gangguan kesehatan semakin masif. Rakyat miskin paling rentan terserang stroke dan penyakit lainnya,” katanya.
Menyikapi kondisi memprihatinkan tersebut, Yastroki mengagendakan kajian mendalam seputar problem kemiskinan berkaitan dengan kesehatan rakyat. Sebab peningkatan jumlah penderita stroke di Indonesia kini menduduki urutan pertama angka kematian.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) penderita stroke di Indonesia meningkat 56% dari 7 per 1.000 penduduk pada 2013, naik menjadi 10,9 per 1.000 penduduk pada 2018. Total penderita stroke berkisar 2,91 juta jiwa.
Sementara itu, Pimpinan KRESHNA Suhadi mengatakan, selama Ramadan pihaknya telah mendatangi 55 stroker di wilayah Jabodetabek. ”Penyerahan bantuan diikuti Wakil Sekjen Yastroki Kol (Pur) Hari Soesetyo, SKM, MARS. Ketua Yayasan Kota Jakarta Weltevreden Toto Irianto,” ucapnya.
Menyikapi kondisi memprihatinkan tersebut, Yastroki mengagendakan kajian mendalam seputar problem kemiskinan berkaitan dengan kesehatan rakyat. Sebab peningkatan jumlah penderita stroke di Indonesia kini menduduki urutan pertama angka kematian.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) penderita stroke di Indonesia meningkat 56% dari 7 per 1.000 penduduk pada 2013, naik menjadi 10,9 per 1.000 penduduk pada 2018. Total penderita stroke berkisar 2,91 juta jiwa.
Sementara itu, Pimpinan KRESHNA Suhadi mengatakan, selama Ramadan pihaknya telah mendatangi 55 stroker di wilayah Jabodetabek. ”Penyerahan bantuan diikuti Wakil Sekjen Yastroki Kol (Pur) Hari Soesetyo, SKM, MARS. Ketua Yayasan Kota Jakarta Weltevreden Toto Irianto,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :