Depresi Landa Rakyat Kecil, Yastroki Desak Pemerintah Hasil Pemilu 2024 Utamakan Perekonomian Mikro

Minggu, 31 Maret 2024 - 14:43 WIB
loading...
Depresi Landa Rakyat...
Ketua Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) Mayjen TNI (Pur) Tugas Ratmono menyalurkan bantuan pangan dan tongkat kepada penderita stroke. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Depresi melanda rakyat kecil akibat didera kesulitan ekonomi. Kondisi ini menjadi pencetus banyaknya penderita stroke di Indonesia. Untuk itu, pemerintah hasil Pemilu 2024 , didesak agar mengutamakan pemberdayaan ekonomi mikro berbasis lingkungan.

Desakan tersebut dikemukakan Ketua Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) Mayjen TNI (Pur) Tugas Ratmono di lingkungan padat hunian Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur pada Sabtu, 30 Maret 2024.

"Pemerintah masa mendatang kita harapkan peduli rakyat lapisan bawah yang sedang dilanda kesulitan mencari nafkah. Usaha tingkat mikro berbasis lingkungan patut dapat kepedulian," ujar Dr.Tugas dalam rangkaian Safari Ramadan membagikan paket bahan pangan dan tongkat lipat kepada stroker Ny. Ida Mursyida.

Baca juga: Uskup Agung Suharyo Harap Pascapemilu 2024 Tak Ada Politik Pecah Belah dan Kekerasan

Bantuan paket bahan pangan dan tongkat ini merupakan hasil kerja sama Yastroki dengan Yayasan KRESHNA sebagai komunitas stroker atau penderita stroke yang mampu bertahan hidup. Selain mengunjungi stroker Ny. Ida Mursyida, kunjungan juga dilakukan kepada stroker Sutarno di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dr. Tugas menjelaskan, perekonomian mikro berbasis lingkungan ini merujuk pada aktivitas usaha barang dan jasa kebutuhan sehari-hari di sekitar permukiman warga. Di mana lokasinya mudah diakses warga setempat. Pemberdayaan ekonomi mikro masyarakat ini harus melibatkan pemangku kepentingan di antaranya, Kementerian Koperasi, Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM), serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Baca juga: Kenalkan Teknologi DSA untuk Bantu Tangani Stroke Akut

”Bila tidak mendapat perhatian, dikhawatirkan gangguan kesehatan semakin masif. Rakyat miskin paling rentan terserang stroke dan penyakit lainnya,” katanya.

Menyikapi kondisi memprihatinkan tersebut, Yastroki mengagendakan kajian mendalam seputar problem kemiskinan berkaitan dengan kesehatan rakyat. Sebab peningkatan jumlah penderita stroke di Indonesia kini menduduki urutan pertama angka kematian.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) penderita stroke di Indonesia meningkat 56% dari 7 per 1.000 penduduk pada 2013, naik menjadi 10,9 per 1.000 penduduk pada 2018. Total penderita stroke berkisar 2,91 juta jiwa.

Sementara itu, Pimpinan KRESHNA Suhadi mengatakan, selama Ramadan pihaknya telah mendatangi 55 stroker di wilayah Jabodetabek. ”Penyerahan bantuan diikuti Wakil Sekjen Yastroki Kol (Pur) Hari Soesetyo, SKM, MARS. Ketua Yayasan Kota Jakarta Weltevreden Toto Irianto,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: 2 dari 5 Orang...
Studi: 2 dari 5 Orang Kardiovaskular Berisiko Serangan Jantung dan Stroke
Ibunda Terapi Robot...
Ibunda Terapi Robot Usai Stroke, Aldi Taher dan Sang Kakak Kompak Bagi Tugas Cari Uang
Aldi Taher Ungkap Kondisi...
Aldi Taher Ungkap Kondisi Terkini Ibunda, Pulih Usai Berjuang Melawan Stroke 5 Kali
Rekomendasi
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi...
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun per 1 Juli 2026, tapi Pertamax Tetap
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
Apakah Sirekap Menjadi...
Apakah Sirekap Menjadi Alat Kejahatan Pemilu 2024?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved