Cabup Pendatang Baru Kotawaringin Barat Berpotensi Kalahkan Petahana
Minggu, 31 Maret 2024 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
“Jika dilihat dari masyarakat yang belum menentukan pilihannya cukup tinggi yakni, 49,0% hampir separuh pemilih maka dinamika politik di Kotawaringat Barat masih sangat dinamis. Masih terbuka peluang elektabilitas figur lain bisa mengungguli Nurhidayah selaku incumbent," paparnya.
Baca juga; Situs Sejarah di Kotawaringin Barat Harus Dijaga dan Dilestarikan
Temuan survei ini, kata Ratno, figur yang paling bisa mengimbangi elektabilitas incumbent ini adalah Muhammad Rakhman Ebol, dengan modal 13,4%. "Dalam kurun waktu yang masih relatif banyak yakni sekitar tujuh bulan diprediksi masih bisa mengimbangi bahkan melampaui elektabilitas bupati incumbent," ujarnya.
"Tentu dengan syarat yang cukup ketat. Di antaranya, segera melakukan sosialisasi untuk meningkatkan popularitas dan liketabilitas, penggalangan dukungan partai politik dan tokoh masyarakat dan pembentukan relawan," sambungnya.
Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka yang dilaksanakan pada 4 hingga 11 Maret 2024. Metode survei ini menggunakan metode multistage random sampling (acak bertingkat) dengan jumlah responden sebanyak 500 orang yang berusia 17 tahun atau yang memiliki hal pilih dalam pemilu, dengan margin of error ±4,4%.
Baca juga; Situs Sejarah di Kotawaringin Barat Harus Dijaga dan Dilestarikan
Temuan survei ini, kata Ratno, figur yang paling bisa mengimbangi elektabilitas incumbent ini adalah Muhammad Rakhman Ebol, dengan modal 13,4%. "Dalam kurun waktu yang masih relatif banyak yakni sekitar tujuh bulan diprediksi masih bisa mengimbangi bahkan melampaui elektabilitas bupati incumbent," ujarnya.
"Tentu dengan syarat yang cukup ketat. Di antaranya, segera melakukan sosialisasi untuk meningkatkan popularitas dan liketabilitas, penggalangan dukungan partai politik dan tokoh masyarakat dan pembentukan relawan," sambungnya.
Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka yang dilaksanakan pada 4 hingga 11 Maret 2024. Metode survei ini menggunakan metode multistage random sampling (acak bertingkat) dengan jumlah responden sebanyak 500 orang yang berusia 17 tahun atau yang memiliki hal pilih dalam pemilu, dengan margin of error ±4,4%.
(wib)
Lihat Juga :