Pengawasan Kolaboratif Itjen Kemenag Libatkan Tokoh dan Ormas
Rabu, 27 Maret 2024 - 13:03 WIB
loading...
A
A
A
Itjen juga telah melakukan pengawasan terkait di lembaga pendidikan dan hasilnya masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi. Di antaranya berupa kurangnya standar operasional prosedur (SOP) terkait alur penanganan hal-hal yang tidak sesuai dengan prinsip pendidikan.
“Dengan pelibatan Ormas kami berharap dapat mereduksi hal-hal yang tidak dibenarkan tersebut. Juga bisa lebih mendorong sampainya informasi jika terjadi hal demikian,” ujarnya.
Baca juga: Stafsus Menag Minta Itjen Manfaatkan Ruang Digital untuk Pengawasan
Ahmadun menekankan bahwa keberadaan SOP yang jelas dan terstandaridisasi sangat penting untuk memastikan respons cepat dan efektif terhadap kasus-kasus kekerasan.
Kemenag akan terus berupaya untuk memberikan bimbingan dan dukungan kepada pesantren dalam pengembangan SOP yang sesuai dan efektif untuk menangani kasus kekerasan.
“Dengan pelibatan Ormas kami berharap dapat mereduksi hal-hal yang tidak dibenarkan tersebut. Juga bisa lebih mendorong sampainya informasi jika terjadi hal demikian,” ujarnya.
Baca juga: Stafsus Menag Minta Itjen Manfaatkan Ruang Digital untuk Pengawasan
Ahmadun menekankan bahwa keberadaan SOP yang jelas dan terstandaridisasi sangat penting untuk memastikan respons cepat dan efektif terhadap kasus-kasus kekerasan.
Kemenag akan terus berupaya untuk memberikan bimbingan dan dukungan kepada pesantren dalam pengembangan SOP yang sesuai dan efektif untuk menangani kasus kekerasan.
Lihat Juga :