Polda Jambi Bongkar Kasus Kematian Santri di Tebo, 2 Tersangka Diamankan
Sabtu, 23 Maret 2024 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengakui, untuk mengungkap kasus anak di bawah umur tersebut pihaknya tidak ingin sembrono dan memilih cara kehati-hatian. Bahkan, pihaknya harus memeriksa puluhan saksi.
"Ada 54 saksi, terdiri dari rekan korban, adik dan kakak kelas korban. Termasuk pihak ponpes dan saksi dari dokter yang mengeluarkan surat kematian, baik di klinik, RSUD, maupun dari Rumah Sakit Bhayangkara," imbuhnya.
Sebelumnya, warga Tebo digegerkan dengan tewasnya seorang santri di rooftop lantai tiga asrama santri pondok pesantren. Mulanya, korban yang berasal dari Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir ini, diinformasikan meninggal dunia diduga karena tersengat arus listrik pada Selasa (14/11/2023).
Baca juga; Santri Tewas Disiksa Senior Gegara Tak Hadiri Latihan Pencak Silat
Namun, pihak keluarga yang curiga dengan kematian anaknya tidak terima dan memilih membuat laporan ke pihak kepolisian. Atas persetujuan pihak keluarga, akhirnya pada Senin (20/11/2023), makam Ainul dibongkar pihak kepolisian untuk menyelidiki penyebab utama kematian korban.
"Ada 54 saksi, terdiri dari rekan korban, adik dan kakak kelas korban. Termasuk pihak ponpes dan saksi dari dokter yang mengeluarkan surat kematian, baik di klinik, RSUD, maupun dari Rumah Sakit Bhayangkara," imbuhnya.
Sebelumnya, warga Tebo digegerkan dengan tewasnya seorang santri di rooftop lantai tiga asrama santri pondok pesantren. Mulanya, korban yang berasal dari Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir ini, diinformasikan meninggal dunia diduga karena tersengat arus listrik pada Selasa (14/11/2023).
Baca juga; Santri Tewas Disiksa Senior Gegara Tak Hadiri Latihan Pencak Silat
Namun, pihak keluarga yang curiga dengan kematian anaknya tidak terima dan memilih membuat laporan ke pihak kepolisian. Atas persetujuan pihak keluarga, akhirnya pada Senin (20/11/2023), makam Ainul dibongkar pihak kepolisian untuk menyelidiki penyebab utama kematian korban.
Lihat Juga :