alexametrics

Polda Jatim Terjunkan Psikolog Dampingi Korban Gempa Sumenep

loading...
Polda Jatim Terjunkan Psikolog Dampingi Korban Gempa Sumenep
Para korban gempa bumi di Pulau Sapudi, Sumenep akan diberikan pendampingan psikologi dan trauma healing. FOTO/ANTARA/Ajie
A+ A-
SURABAYA - Sejumlah psikolog dari Polda Jawa Timur mulai Sabtu hingga Senin (13-15/10/2018) melakukan kegiatan Psycholgical First Aid (PFA). Ini merupakan pendampingan psikologis dan trauma healing terhadap korban gempa di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

Kegiatan PFA dilaksanakan di Posko Bencana Gempa Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. "Saat ini, tim (psikolog) sudah melakukan observasi secara umum. Tim juga sudah mengidentifikasi masalah psikis para korban. Tim juga sudah melakukan terapi bermain untuk anak-anak korban gempa," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Minggu (14/10/2018).

(Baca juga: Pemprov Jatim Siapkan Rp23,7 Miliar Rehab Bangunan Rusak Akibat Gempa)

Selain itu, lanjut Barung, tim ini juga melakukan psikoedukasi terhadap ibu-ibu korban gempa bumi yang melanda Sapudi pada Kamis (12/10/2018) dini hari, pukul 01.46 WIB lalu. Lebih jauh, tim yang beranggotakan sembilan polisi ini melakukan konseling individual bagi korban yang mengalami gangguan stress pasca trauma. "Kami di sana juga berkordinasi dengan Polres Sumenep, Polsek Pulau Sapudi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep dan juga tim kesehatan serta relawan bencana," kata Barung.

Untuk diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 6,4 SR telah mengakibatkan 498 bangunan di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep rusak. Kerusakan bangunan ini terjadi di Kecamatan Gayam sebanyak 427 bangunan dan sisanya 71 bangunan di Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi. Jumlah total kerusakan bangunan terdiri rumah, tempat ibadah dan bangunan sekolah. Gempa juga mengakibatkan 3 orang meninggal dunia, 34 mengalami luka-luka dan 1 orang mengalami patah tulang.

(Baca juga: Pascagempa, Bupati Sumenep Tetapkan Masa Tanggap Darurat 14 Hari)
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak