Polisi Bersenjata Lengkap Razia Kantong Kelompok Intoleran di Solo
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 18:46 WIB
loading...
Personel gabungan saat menggelar razia kantong -kantong kelompok intoleran di Solo, Sabtu (15/8/2020). Foto : Istimewa
A
A
A
SOLO - Personel gabungan dari Polresta Surakarta, Brimob dan Dit Samapta Polda Jateng melakukan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) berupa patroli berskala besar dan razia di kantong-kantong kelompok intoleran di Kota Solo terutama di daerah Mojo, Sangkrah, Gandekan dan sekitarnya, Sabtu (15/8/2020)
Petugas gabungan terdiri dari personil Sat Sabhara Reskrim, Intel dan di-backup personel Dit Sabhara dan Brimob Yon C Surakarta. Personel bersenjata lengkap ini langsung bergerak dari Mapolresta Surakarta menuju ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor.
Petugas kemudian menyisir satu per satu lokasi yang diidentifikasi sebagai lokasi kantong-kamtong kelompok yang kerap melakukan tindakan sweeping, intoleransi, kekerasan dan premanisme ini. Polisi langsung memeriksa sejumlah kendaraan dan orang yang dicurigai membawa senjata api, senjata tajam maupun bahan peledak.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, kegiatan ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat. Pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat bahwa daerah ini sering dijadikan tempat berkumpulnya kelompok-kelompok yang kerap meresahkan masyarakat.
"Menanggapi laporan masyarakat bahwa kelompok intoleran sering mengawali kegiatan yang meresahkan dari daerah ini," kata Kapolresta.(Baca juga : Kasus Penyerangan di Solo: 5 Tersangka, 2 Diperiksa )
Petugas gabungan terdiri dari personil Sat Sabhara Reskrim, Intel dan di-backup personel Dit Sabhara dan Brimob Yon C Surakarta. Personel bersenjata lengkap ini langsung bergerak dari Mapolresta Surakarta menuju ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor.
Petugas kemudian menyisir satu per satu lokasi yang diidentifikasi sebagai lokasi kantong-kamtong kelompok yang kerap melakukan tindakan sweeping, intoleransi, kekerasan dan premanisme ini. Polisi langsung memeriksa sejumlah kendaraan dan orang yang dicurigai membawa senjata api, senjata tajam maupun bahan peledak.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, kegiatan ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat. Pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat bahwa daerah ini sering dijadikan tempat berkumpulnya kelompok-kelompok yang kerap meresahkan masyarakat.
"Menanggapi laporan masyarakat bahwa kelompok intoleran sering mengawali kegiatan yang meresahkan dari daerah ini," kata Kapolresta.(Baca juga : Kasus Penyerangan di Solo: 5 Tersangka, 2 Diperiksa )
Lihat Juga :