Keterlaluan, Oknum ASN Ini Bobol ATM di Pagaralam
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 15:13 WIB
loading...
Tersangka dan barang bukti yang ditemukan. Foto: Istimewa
A
A
A
PAGARALAM - Polsek Pagaralam Utara Polres Pagaralam , Sumsel menangkap pelaku pembobolan ATM dengan modus mengganjal menggunakan tusuk gigi. Pelaku, Hadi Hakim (38) disebutkan warga Kota Palembang yang berprofesi sebagai ASN.
"Pelaku sudah mendapatkan Rp2.700.000, dengan cara mengganjal mesin ATM pakai tusuk gigi dan potongan gergaji besi kecil," ujar Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara melalui Kapolsek Pagaralam Utara, AKP Herry Widodo, Sabtu (15/8/2020).
Penangkapan ini berawal dari laporan korban setelah menyadari uang di rekeningnya sudah terkuras setelah menggunakan ATM di Dempo Permai, Pagaralam. Padahal, saat korban hendak menggunakan ATM, kartunya tidak bisa digunakan.
"Sindikat pembobol ATM itu terungkap setelah salah satu korban Apriza Anggeraini melaporkan pada hari Sabtu 8 Agustus 2020. Korban mengaku uang di rekeningnya tiba-tiba hilang setelah menggunakan mesin ATM di salah satu ATM di Dempo Permai. Pada awalnya korban tidak mengetahui karena saat itu kartu ATM miliknya tidak bisa digunakan," katanya.
Dalam laporannya, korban juga teringat saat berada di ATM terdapat seseorang yang menawarkan jasa untuk membantu. Sehingga dilakukan pemeriksaan CCTV di gerai ATM.
"Pelaku sudah mendapatkan Rp2.700.000, dengan cara mengganjal mesin ATM pakai tusuk gigi dan potongan gergaji besi kecil," ujar Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara melalui Kapolsek Pagaralam Utara, AKP Herry Widodo, Sabtu (15/8/2020).
Penangkapan ini berawal dari laporan korban setelah menyadari uang di rekeningnya sudah terkuras setelah menggunakan ATM di Dempo Permai, Pagaralam. Padahal, saat korban hendak menggunakan ATM, kartunya tidak bisa digunakan.
"Sindikat pembobol ATM itu terungkap setelah salah satu korban Apriza Anggeraini melaporkan pada hari Sabtu 8 Agustus 2020. Korban mengaku uang di rekeningnya tiba-tiba hilang setelah menggunakan mesin ATM di salah satu ATM di Dempo Permai. Pada awalnya korban tidak mengetahui karena saat itu kartu ATM miliknya tidak bisa digunakan," katanya.
Dalam laporannya, korban juga teringat saat berada di ATM terdapat seseorang yang menawarkan jasa untuk membantu. Sehingga dilakukan pemeriksaan CCTV di gerai ATM.
Lihat Juga :