alexametrics

Gunung Soputan Keluarkan Lava Pijar, Warga Diminta Waspadai Aliran Lahar

loading...
Gunung Soputan Keluarkan Lava Pijar, Warga Diminta Waspadai Aliran Lahar
Gunung Soputan, di Minahasa Tenggara Sulawesi Utara dilaporkan memuntahkan lava pijar, Rabu malam (3/10/2018). Foto Ist
A+ A-
RATAHAN - Gunung Soputan, di Minahasa Tenggara Sulawesi Utara dilaporkan memuntahkan lava pijar, Rabu malam (3/10/2018). Hal ini teramati ketinggian kolom abu erupsi pada kisaran 4.000-6.000 meter di atas puncak (5.800-7.800 meter di atas permukaan laut).
Gunung Soputan Keluarkan Lava Pijar, Warga Diminta Waspadai Aliran Lahar

“Aliran lava pijar teramati ke arah Timur laut sejauh lebih kurang 2.500 meter dari puncak,” kata Kepala Sub Bidang Mitigasi Pemantauan Gunung Api Wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Devy Kamil Syahbana.

Meski demikian sampai saat ini masih aman, masyarakat di area bukaan kawah tinggal cukup jauh (>9 km) dari puncak Soputan yang terdekat dari timur lebih kurang 7 km tapi itu terhalang bukit besar.
Gunung Soputan Keluarkan Lava Pijar, Warga Diminta Waspadai Aliran Lahar

Sementara itu, Asep Saefuloh dari Pos Penjagaan Soputan mengatakan visual Soputan jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan sedang hingga kuat teramati berwarna kelabu dan hitam dengan intensitas tebal dan tinggi 4000-6000 m di atas puncak kawah. “Teramati letusan Stromboli estimasi ketinggian 150 meter dari puncak,” katanya.

Sedangkan kegempaan, Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 18-42 mm (dominan 42 mm).
“Masyarakat agar mewaspadai potensi ancaman aliran lahar yang dapat terjadi setelah terjadinya erupsi yaitu dimana material erupsi terbawa oleh air, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan, seperti di antaranya Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang dan Londola Kelewahu,” pungkasnya.

(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak