alexametrics

Pemuda Kediri Dikeroyok sampai Tewas Usai Nonton Jaranan

loading...
Pemuda Kediri Dikeroyok sampai Tewas Usai Nonton Jaranan
Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal menggelar ekspos kasus pengeroyokan hingga menyebabkan meninggal dunia di Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. FOTO/iNews/AFNAN SUBAGIO
A+ A-
KEDIRI - Imam Suwondo, warga Desa Banyuanyar, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur tewas setelah digebuki oleh belasan orang pemuda usai menonton kesenian jaranan. Pengeroyokan dipicu adanya aksi balas dendam dalam perseteruan antarkampung. Sebanyak 15 orang terduga pelaku diamankan dan enam di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Enam tersangka pengeroyokan adalah Aditya (20), warga Desa Bangkok, Kecamatan Gurah; Endri Prasetyo (22); Sugiono (30); Agus Setiawan (23); Ahmad Jaenuri (21), dan Mohammad Rizal (20). Lima tersangka terakhir adalah warga Desa Turus, Kecamatan Gurah. Mereka diringkus petugas Satreskrim Polres Kediri dari rumahnya masing-masing.

Peristiwa pengeroyokan terjadi pada Minggu (30/9/2018) pukul 03.00 WIB. Awalnya korban nonton kesenian jaranan kuda lumping bersama teman-temannya di Desa Gabru, Kecamatan Gurah. Sewaktu pulang mereka terlibat tawuran dengan pemuda desa lain.
Perkelahian itu dipicu adanya aksi balas dendam terhadap peristiwa serupa yang terjadi pada 8 September 2018. Korban yang terpisah dari teman-temannya akhirnya tewas mengenaskan setelah dipukuli beramai-ramai menggunakan batu, pecahan batako, dan sebilah bamboo.



"Paska kejadian poisi langsung mengamankan 15 orang. Dari hasil pemeriksaan enam di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu dari kenam tersangka satu di antaranya masih di bawah umur sehingga diwajibkan lapor," kata Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal, Rabu (3/10/2018).

Selain keenam tersangka ada tiga pelaku lain yang masih buron dan ditetapkan sebagai DPO. Sementara itu akibat perbuatannya keenam tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
(amm)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak