Gembok Segel Aset Eks Cipaganti di Bandung Dibongkar Oknum, Perkumpulan Mitra Meradang

Selasa, 19 Maret 2024 - 12:08 WIB
loading...
Gembok Segel Aset Eks...
Ketua Legal Drafting PMCI Syarifudin bersama petugas Kejari Bandung dan Polsek Coblong saat menyegel aset Cipaganti di Pasteur, Kota Bandung. Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Rantai gembok segel aset eks Cipaganti di kawasan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat dibongkar oleh oknum yang ingin menguasai aset tersebut secara sepihak.

Atas tindakan itu, Perkumpulan Mitra Cipaganti Indonesia (PMCI) meradang dan mengancam akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

Baca juga: Ini Modus 3 Petinggi Cipaganti Tipu Investor Hingga Rp3,2 Triliun

Ketua Legal Drafting PMCI Syarifudin menyayangkan pembongkaran rantai gembok aset eks Cipaganti tersebut.

“Maka langkah kami adalah melapor ke kejari, kejati, dan lembaga pemerintah di Kota Bandung,” kata Syarifudin saat mendampingi perwakilan Kejari Bandung dan Polsek Cicendo meninjau gembok aset eks Cipaganti yang telah dibongkar oleh oknum di Pasteur, Kota Bandung, Selasa (18/3/2024).

Dalam peninjauan itu, petugas Kejari Bandung, perwakilan lembaga hukum, dan lembaga pemerintahan pengawalan aset eks Cipaganti, kembali menyegel dengan menempelkan stiker bertuliskan, "Aset dan Bangunan Ini Dirampas atau Disita Negara".

Syarifudin menyatakan, semua aset eks Cipaganti, baik di Kota Bandung maupun daerah lain di Indonesia yang telah masuk bundel Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) adalah kewenangan eksekutor lapangan dan tim lelang Kejari Bandung dan Kejati Jabar.

Baca juga: Bos Cipaganti Divonis 18 Tahun Penjara

“Aset ini bukan milik pribadi tapi semua mitra yang sudah diputuskan dalam putusan MA (Mahkamah Agung) Nomor 645 tahun 2020. Semua aset eks Cipaganti akan dilelang dan hasilnya akan diberikan kepada semua mitra,” ujar Syarifudin.

Dia menegaskan, ketika masih ada oknum memaksakan kehendak merusak aset eks Cipaganti, PMCI tidak segan akan membawa tindakan itu ke ranah hukum pidana.

“Aset eks Cipaganti yang lain akan kami telusuri. Jika aset-aset itu dikondisikan atau disewakan untuk kepentingan pribadi, kami tidak segan membuat laporan ke polisi,” tutur dia.

Diketahui, ribuan korban investasi Cipaganti menunggu pelelangan aset-aset eks Cipaganti. Selanjutnya, hasil lelang tersebut dibagikan untuk membayar ganti rugi korban.

Kasus investasi Cipaganti terjadi pada 2014 silam dengan nilai total sekitar Rp32 triliun ini dengan jumlah korban mencapai 8.700 orang.

Korban investasi Cipaganti tak hanya dari Kota Bandung atau Jawa Barat dan DKI Jakarta, namun juga dari berbagai provinsi lain, seperti, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Sumatera, Bali, dan Papua.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Siswa SMA di Bandung...
Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok, Sahroni: Jangan Normalisasi Pelaku Anak, Hukum Berat!
Bukan Sekadar Penertiban:...
Bukan Sekadar Penertiban: Sisi Lain Satpol PP Bandung yang Hangat Melayani
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Rekomendasi
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
Berita Terkini
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved