Pertamina Region Sumbagsel Kejar Target Bangun 15 Titik BBM Satu Harga
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 22:27 WIB
loading...
Pertamina region Sumbagsel kejar target pembangunan 15 titik BBM satu harga. Foto SINDOnews
A
A
A
PALEMBANG - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region II mengejar target pembanguan 15 titik BBM Satu Harga di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) sebagai mandat dari pemerintah terkait program BBM Satu Harga di tahun 2020.
Region Manager Communication Relations & CSR Sumbagsel, Dewi Sri Utami mengatakan, di tahun 2020 ini, wilayah Sumbagsel masih menjadi perhatian pemerintah untuk mewujudkan program pemerataan energi di wilayah 3T. (Baca:Pertamina Akan Bangun SPBU Mini di 3.827 Kecamatan Tahun Ini)
"Dari target 83 titik BBM Satu Harga secara nasional, 15 titiknya berada di wilayah Sumbagsel, seperti di Provinsi Bengkulu sebanyak 3 titik, Sumatera Selatan sebanyak 5 titik dan di Provinsi Lampung sebanyak 7 titik," ujar Dewi kepada SINDOnews, Jumat (14/08/2020).
Program BBM Satu Harga , lanjut Dewi, merupakan amanat pemerintah, dimana Pertamina membangun lembaga penyalur resmi di wilayah terpencil untuk dapat menyediakan Premium dan Solar sesuai harga yang diatur oleh Pemerintah atau sama dengan yang dinikmati oleh masyarakat di kota besar.
Dijelaskan Dewi, Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek keuntungan semata dalam mengemban tugas tersebut, melainkan juga bentuk pelayanan untuk negeri. Karena dengan harga BBM yang lebih terjangkau, berdampak pada roda perekonomian masyarakat setempat.
Region Manager Communication Relations & CSR Sumbagsel, Dewi Sri Utami mengatakan, di tahun 2020 ini, wilayah Sumbagsel masih menjadi perhatian pemerintah untuk mewujudkan program pemerataan energi di wilayah 3T. (Baca:Pertamina Akan Bangun SPBU Mini di 3.827 Kecamatan Tahun Ini)
"Dari target 83 titik BBM Satu Harga secara nasional, 15 titiknya berada di wilayah Sumbagsel, seperti di Provinsi Bengkulu sebanyak 3 titik, Sumatera Selatan sebanyak 5 titik dan di Provinsi Lampung sebanyak 7 titik," ujar Dewi kepada SINDOnews, Jumat (14/08/2020).
Program BBM Satu Harga , lanjut Dewi, merupakan amanat pemerintah, dimana Pertamina membangun lembaga penyalur resmi di wilayah terpencil untuk dapat menyediakan Premium dan Solar sesuai harga yang diatur oleh Pemerintah atau sama dengan yang dinikmati oleh masyarakat di kota besar.
Dijelaskan Dewi, Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek keuntungan semata dalam mengemban tugas tersebut, melainkan juga bentuk pelayanan untuk negeri. Karena dengan harga BBM yang lebih terjangkau, berdampak pada roda perekonomian masyarakat setempat.
Lihat Juga :