Brimob Polda Jabar Bersenjata Lengkap Datangi Tangkuban Parahu, Ada Apa?

loading...
Brimob Polda Jabar Bersenjata Lengkap Datangi Tangkuban Parahu, Ada Apa?
Personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Jabar bersenjata lengkap mendatangi kawasan Gunung Tangkuban Parahu. Foto/Humas Polda Jabar
A+ A-
BANDUNG - Sejumlah personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Jabar bersenjata lengkap mendatangi kawasan Gunung Tangkuban Parahu. Kehadiran personel Brimob yang dipimpin Komandan Satuan (Dansat) Brimob Kombes Pol Asep Saepudin pada Kamis (13/8/2020) itu, mengejutkan pengunjung objek wisata alam Tangkuban Parahu yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Subang itu.

Kabid Humas Polda Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan, personel Brimob Polda Jabar mendatangi Gunung Tangkuban Parahu dalam rangka melaksanakan patroli ke Kantor Badan Geologi di kawasan taman wisata alam tersebut. (Baca juga: Digerebek, Oknum Dosen di Palembang Diduga Mesum Sesama Jenis)

"Personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jabar mengecek langsung status atau keadaan Kawah Ratu di Gunung Tangkuban Parahu, masih aman bagi pengunjung atau wisatawan atau tidak", kata Kombes Pol S Erlangga. (Baca juga: Tiga Hari Ditahan, Jerinx SID Ajukan Penangguhan Penahanan)

Di kantor Kantor Badan Geologi, ujar Kabid Himas, personel Sat Brimob Polda Jabar mendapat penjelasan status yremor yang terdeteksi di alat pendeteksi gempa atau seismograf, bahwa status Gunung Tangkuban Parahu saat inj masih aman untuk wisatawan menuju ke atas Tetapi, pengunjung tidak boleh mendekati Kawah Ratu dalam radius 100 neter. Sebab data menunjukkan masih terjadi kegempaan ringan.

"Sat Brimob Polda Jabar juga menanyakan jalur-jalur evakuasi yang aman apabila terjadi letusan Gunung Tangkuban Perahu," ujar Kabid Humas.



Kombes Pol S Erlangga menuturkan, petugas Kantor Badan Geologi diminta segera menghubungi anggota Sat Brimob Polda Jabar jika terjadi hal-hal terkait aktivitas Gunung Tangkuban Parahu yang dianggap membahayakan dan membutuhkan pengamanan serta evakuasi.

Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol Asep Saepudin mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan secara rutin di kawasan rawan bencana. Dengan begitu, Sat Brimob Polda Jabar dapat mengetahui situasi terkini sebagai upaya cegah dini. Jika keadaan dinilai telah membahayakan, personel Sat Brimob bisa segera memberikan imbauan kepada masyarakat agar berhati-hati dan melakukan efakuasi dengan cepat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk bakti Brimob Polda Jabar dalam menciptakan rasa aman dan nyaman dan menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat,” kata Kombes Pol. Asep Saepudin.
(shf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top