Gawat! 3 Ekor Hewan Ternak Mati Mendadak, Warga Gunungkidul Suspek Antraks
Jum'at, 08 Maret 2024 - 14:28 WIB
loading...
A
A
A
Desinfektan dan formalin tersebut disemprotkan di lokasi penyembelihan kemudian lokasi penguburan dan lokasi bekas untuk nyeret sapi ke lokasi penguburan. Karena memang kan sapinya mati dari kandang lalu diseret keluar.
Selain itu, pihaknya juga menyiramkan formalin di semua lokasi yang tercemar seperti di kandang dan di lokasi pengulitan serta mengambil sample tanah. “Artinya kan kita merunut supaya ini disiram dengan formalin,” terangnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty membenarkan bahwa terdapat satu warga Gunungkidul yang suspect antraks. Mendapat laporan itu pihaknya bersama DPKH Gunungkidul telah melakukan koordinasi penanganan.
“Kami telah menurunkan tim melakukan survei lapangan dengan mengecek kesehatan hewan, pendataan hewan sakit, dan pengambilan sample. Kita akan melihat dulu apakah ada gejala dari warga lain, saat ini memang sudah ada satu yang suspect antraks,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga menyiramkan formalin di semua lokasi yang tercemar seperti di kandang dan di lokasi pengulitan serta mengambil sample tanah. “Artinya kan kita merunut supaya ini disiram dengan formalin,” terangnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty membenarkan bahwa terdapat satu warga Gunungkidul yang suspect antraks. Mendapat laporan itu pihaknya bersama DPKH Gunungkidul telah melakukan koordinasi penanganan.
“Kami telah menurunkan tim melakukan survei lapangan dengan mengecek kesehatan hewan, pendataan hewan sakit, dan pengambilan sample. Kita akan melihat dulu apakah ada gejala dari warga lain, saat ini memang sudah ada satu yang suspect antraks,” katanya.
(ams)
Lihat Juga :