Musim Kemarau Bandung Diguyur Hujan, Ini Penjelasan BMKG

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 15:20 WIB
loading...
Musim Kemarau Bandung...
BMKG memperkirakan dalam tiga hari kedepan Bandung raya bakal diguyur hujan ringan hingga lebat. Foto/Ist.
A A A
BANDUNG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan dalam tiga hari ke depan Bandung raya bakal diguyur hujan ringan hingga lebat. Sementara, saat ini masih masuk musim kemarau .

(Baca juga: Belum untuk Sipil, Pindad Pastikan Rantis Maung untuk Militer )

Peneliti BMKG Jawa Barat, Muhammad mengatakan, hujan yang diperkirakan bakal terjadi di Bandung raya di tengah musim kemarau disebabkan adanya gangguan skala lokal. Gangguan ini menyebabkan terjadinya hujan untuk beberapa daerah seperti Bandung, Cimahi, dan lainnya.

"Memang selama periode musim kemarau sekarang berbeda dengan tahun 2018 dan 2019, di mana saat itu cukup kering. Tapi kalau periode musim kemarau sekarang relatif masih ada hujan ," kata dia, Jumat (14/8/2020).

Penyebabnya, kata dia, pertama karena dari suhu permukaan laut di sekitar Jabar selama musim kemarau 2020 cenderung hangat. Sementara beberapa hari ini dari kondisi kelembaban cenderung lembab sehingga berpotensi pembentukan awan-awan hujan .

(Baca juga: Legenda Persib Maju Pilkada, Viking Pilih Dukung Dadang-Syahrul )

Kondisi ini, kata dia, berpotensi menyebabkan hujan ringan hingga sedang. Bahkan terkadang disertai petir atau kilat dan angin kencang pada siang atau sore menjelang malam. Namun dalam beberapa hari akan ada kondisi kelembaban yang kering kembali, sehingga potensi pembentukan awan awan hujan berkurang.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Inggris vs Norwegia:...
Inggris vs Norwegia: Cuaca Jadi Musuh Utama
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Rekomendasi
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved