Pilu Hati Petani Grobogan Gegara Harga Gabah Anjlok saat Beras Melambung

Jum'at, 01 Maret 2024 - 20:28 WIB
loading...
A A A
Sehingga, petani pun mau tidak mau harus menjual gabahnya ketimbang dibiarkan kemakan burung atau bahkan kena banjir. Malahan, ada sejumlah petani mengejar para pemborong dengan harga berapapun lantaran takut terkena banjir susulan.

"Kami memang membeli semua jenis gabah. Rata-rata Kabupaten Grobogan menanam padi jenis medium dan hampir 75% gabah dijual ke Jawa Barat. Meski wilayah Jabar juga panen raya gabah dari Grobogan punya bisa terserap banyak," lanjut Kiswanto.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, Sunanto menjelaskan bahwa harga gabah di Kabupaten Grobogan menjelang panen raya cukup tinggi. Namun, seiring adanya panen raya di Kabupaten Grobogan dan panen raya di daerah lain, harga gabah pun turut turun.

"Harga gabah saat ini cukup tinggi karena tembus Rp8 ribu. Harga lapangan untuk petani dan pemborong semua ada kesepakatan lapangan," katanya saat dihubungi MNC Portal Indonesia.

Sementara itu, untuk Kabupaten Grobogan pada bulan Maret sampai April merupakan masa panen raya. Hampir semua petani memanen secara serentak sehingga harga gabah pun juga akan terpengaruh dan kembali lagi ke harga pasar sesuai kesepakatan antara penjual dan pembeli.

Tak hanya itu, surplus beras di Kabupaten Grobogan yang mencapai 300 ton lebih pertahun, membuat pemborong gabah menjual ke luar daerah seperti ke Jawa Barat.

"Panen raya terjadi sekitar bulan Maret sampai April, sebagian besar gabah petani Grobogan diambil dari luar kabupaten terutama Jawa Barat. Sehingga harga di tingkat petani di atas Rp 8 ribu per kg GKP, hal ini karena Grobogan surplus beras di sekitar 350 ribu ton per tahun. Apabila jawa baran mulai panen maka harga gabah akan terjadi penurunan," pungkas Sunanto.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Tragis, Mobil Rombongan...
Tragis, Mobil Rombongan Pengantar Haji Tertabrak Kereta, 4 Tewas Termasuk 2 Balita
34 Desa di Grobogan...
34 Desa di Grobogan Terendam Banjir, 5.214 KK Terdampak
Gubernur Aceh Minta...
Gubernur Aceh Minta Mendagri Terbitkan Aturan Pedagang Tak Naikkan Harga
Harga Beras Turun, Mentan:...
Harga Beras Turun, Mentan: Supaya Masyarakat Bahagia
Banjir Landa Kabupaten...
Banjir Landa Kabupaten Grobogan, 2.095 Rumah Terdampak
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Rekomendasi
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved