Tingkatkan Serapan Karbon, Perhutani dan SKK Migas Tanam Ribuan Bibit Pohon di Bogor
Rabu, 28 Februari 2024 - 23:32 WIB
loading...
A
A
A
“Dengan menanam pohon di kawasan hutan, kita dapat menyerap karbon dalam hal ini 1 pohon rata-rata 6,8 ton per hektare per tahun. Tentunya dengan penanaman berkelanjutan kita dapat mendukung program pemerintah dalam menurunkan emisi karbon pada tahun 2030,” ujarnya.
Dalam kesempatan sama, George Nicholas menyampaikan SKK Migas memiliki komitmen nyata dan upaya memulihkan lingkungan sekaligus menangkap emisi karbon dari udara melalui penanaman pohon.
“Selain menghasilkan komoditas minyak dan gas, kami tetap mendukung sustainability agar kegiatan usaha hulu migas terus berjalan dan memberikan impact nyata kepada masyarakat dan lingkungan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman bibit pohon jenis Durian dan Alpukat pada lahan seluas 10 hektare di hutan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor. Nantinya pengelolaan pemanfaatan pohon yang ditanam sepenuhnya diserahkan pada Perhutani.
Lokasi penanaman yang dilakukan dekat Situ Cijantungeun diharapkan memperkuat ekosistem daerah resapan air di Parung Panjang, Bogor. Teknis perawatan bibit juga akan memberdayakan Kelompok Tani Hutan (KTH) sekitar BKPH Parung Panjang.
Dalam kesempatan sama, George Nicholas menyampaikan SKK Migas memiliki komitmen nyata dan upaya memulihkan lingkungan sekaligus menangkap emisi karbon dari udara melalui penanaman pohon.
“Selain menghasilkan komoditas minyak dan gas, kami tetap mendukung sustainability agar kegiatan usaha hulu migas terus berjalan dan memberikan impact nyata kepada masyarakat dan lingkungan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman bibit pohon jenis Durian dan Alpukat pada lahan seluas 10 hektare di hutan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor. Nantinya pengelolaan pemanfaatan pohon yang ditanam sepenuhnya diserahkan pada Perhutani.
Lokasi penanaman yang dilakukan dekat Situ Cijantungeun diharapkan memperkuat ekosistem daerah resapan air di Parung Panjang, Bogor. Teknis perawatan bibit juga akan memberdayakan Kelompok Tani Hutan (KTH) sekitar BKPH Parung Panjang.
(jon)
Lihat Juga :