Sejarah Kerajaan Bali, Daftar Raja dan Latar Belakang Berdirinya
Jum'at, 23 Februari 2024 - 15:53 WIB
loading...
A
A
A
Kerajaan Gelgel Bali misalnya memperluas pengaruh mereka dan mendirikan koloni di wilayah Blambangan di ujung timur Jawa, pulau tetangga Lombok, hingga bagian barat pulau Sumbawa.
Sementara Karangasem mendirikan Koloni mereka di Lombok Barat pada periode selanjutnya.
Sejak pertengahan abad ke-19, negara kolonial Hindia Belanda mulai terlibat di Bali, ketika mereka meluncurkan kampanye mereka melawan kerajaan kecil Bali satu per satu.
Pada awal abad ke-20, Belanda telah menaklukkan Bali karena kerajaan-kerajaan kecil ini jatuh di bawah kendali mereka, baik dengan kekerasan atau dengan pertempuran
Diikuti dengan ritual massal bunuh diri, atau menyerah dengan damai kepada Belanda.
Dengan kata lain, meskipun beberapa penerus kerajaan Bali masih hidup, peristiwa-peristiwa ini mengakhiri masa kerajaan independen asli Bali, karena pemerintah daerah berubah menjadi pemerintahan kolonial Belanda, dan kemudian pemerintah Bali di dalam Republik Indonesia.
- Sri Kesari Warmadewa (913-914 M)
- Sri Ugrasena (915-942 M)
- Sang Ratu Sri Haji Tabanendra Warmadewa (955-967 M)
- Indrajayasingha Warmadewa (956-974 M)
- Janasadhu Warmadewa (975 M)
- Sri Wijaya Mahadewi (983 M)
- Mahendradatta (989-1007 M)
- Sri Ajñadewi (1011-1016 M)
- Airlangga (1019-1042 M)
- Dharmawangsa Wardhana Marakatapangkaja (1016-1025 M)
- Anak Wungsu (1025-1077 M)
- Sri Maharaja Walaprabhu (1079–1088 M)
- Sri Maharaja Sakalendukirana Laksmidhara Wijayottunggadewi (1088-1101 M)
- Sri Maharaja Sri Suradhipa (1115-1119)
- Sri Maharaja Sri Jayacakti (1133-1150 M)
- Sri Maharaja Sri Ragajaya (1155 M)
- Sri Maharaja Jayapangus (1178-1181 M)
- Sri Maharaja Ekajayalancana (1200 M)
- Sri Bhatara Mahaguru Dharmottungga Warmadewa (1324-1325)
Itulah penjelasan sejarah Kerajaan Bali beserta daftar raja-raja yang pernah berkuasa.
Sampai saat ini Bali bisa dibilang menjadi tempat yang membuktikan bahwa dulunya sempat ada kerajaan bercorak Hindu-Budha yang berkuasa di nusantara.
Sementara Karangasem mendirikan Koloni mereka di Lombok Barat pada periode selanjutnya.
Sejak pertengahan abad ke-19, negara kolonial Hindia Belanda mulai terlibat di Bali, ketika mereka meluncurkan kampanye mereka melawan kerajaan kecil Bali satu per satu.
Pada awal abad ke-20, Belanda telah menaklukkan Bali karena kerajaan-kerajaan kecil ini jatuh di bawah kendali mereka, baik dengan kekerasan atau dengan pertempuran
Diikuti dengan ritual massal bunuh diri, atau menyerah dengan damai kepada Belanda.
Dengan kata lain, meskipun beberapa penerus kerajaan Bali masih hidup, peristiwa-peristiwa ini mengakhiri masa kerajaan independen asli Bali, karena pemerintah daerah berubah menjadi pemerintahan kolonial Belanda, dan kemudian pemerintah Bali di dalam Republik Indonesia.
Daftar Raja-Raja Bali
- Sri Kesari Warmadewa (913-914 M)
- Sri Ugrasena (915-942 M)
- Sang Ratu Sri Haji Tabanendra Warmadewa (955-967 M)
- Indrajayasingha Warmadewa (956-974 M)
- Janasadhu Warmadewa (975 M)
- Sri Wijaya Mahadewi (983 M)
- Mahendradatta (989-1007 M)
- Sri Ajñadewi (1011-1016 M)
- Airlangga (1019-1042 M)
- Dharmawangsa Wardhana Marakatapangkaja (1016-1025 M)
- Anak Wungsu (1025-1077 M)
- Sri Maharaja Walaprabhu (1079–1088 M)
- Sri Maharaja Sakalendukirana Laksmidhara Wijayottunggadewi (1088-1101 M)
- Sri Maharaja Sri Suradhipa (1115-1119)
- Sri Maharaja Sri Jayacakti (1133-1150 M)
- Sri Maharaja Sri Ragajaya (1155 M)
- Sri Maharaja Jayapangus (1178-1181 M)
- Sri Maharaja Ekajayalancana (1200 M)
- Sri Bhatara Mahaguru Dharmottungga Warmadewa (1324-1325)
Itulah penjelasan sejarah Kerajaan Bali beserta daftar raja-raja yang pernah berkuasa.
Sampai saat ini Bali bisa dibilang menjadi tempat yang membuktikan bahwa dulunya sempat ada kerajaan bercorak Hindu-Budha yang berkuasa di nusantara.
(shf)
Lihat Juga :