Kehebatan Keris Kiai Betok, Senjata Sakti Pembunuh Sultan Demak Sunan Prawata

Kamis, 22 Februari 2024 - 05:56 WIB
loading...
Kehebatan Keris Kiai...
Potret salah satu pusaka keris peninggalan salah satu kerajaan nusantara. Foto/Ilustrasi
A A A
Konflik internal di Kerajaan Demak memakan korban nyawa Sunan Prawata. Padahal sebagai kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa, Kerajaan Demak menjadi penggerak kemunculan kerajaan - kerajaan bernuansa Islam lain di Pulau Jawa.

Tapi nyatanya hal itu tak menjamin adanya kekondusifan suasana internal. Bahkan konon di Kerajaan Demak terjadi perebutan kekuasaan sesama trah sang raja. Perebutan kekuasaan di Demak saat itu terjadi ketika Arya Penangsang berkuasa sebagai raja.

Saat itu Arya Penangsang berhasil merebut kekuasaan Kerajaan Demak setelah berhasil membunuh Sunan Prawata melalui utusannya yakni Rangkut.

Baca Juga: Kisah Pendiri Mataram Babat Alas Mentaok Bikin Galau Sultan Joko Tingkir

Hal itu Dikutip dari "Hitam Putih Raja - Raja Jawa Intrik, Konspirasi Perebutan Harta, Tahta, dan Wanita" karya Sri Wintala Achmad.

Arya Penangsang juga sempat terjadi perselisihan dengan Raden Mukmin, hingga memunculkan perselisihan antara Pajang dan Jipang, bermula sejak Sultan Trenggana akan naik tahta sebagai sultan Demak.

Pada masa itu Raden Mukmin yang menghendaki ayahnya sebagai sultan Demak, memerintahkan Ki Surayata untuk membunuh Raden Kikin, ayah Arya Penangsang. Tujuannya agar Raden Kikin pesaing Sultan Trenggana, tidak menjadi raja.

Pada saat pulang salat Jumat, Raden Kikin yang baru sampai di jembatan dekat Masjid Demak ditikam oleh Ki Surayata hingga tewas. Oleh utusan Raden Mukmin, mayat Raden Kikin pun dibuang ke sungai.

Baca Juga: Siasat Senopati Muluskan Kekuasaan Mataram dengan Pesta Miras dan Wanita Cantik

Kelak Raden Kikin dikenal dengan Pangeran Seda Lepen, atau pangeran yang meninggal di sungai. Akibat pembunuhan berencana itu, Arya Penangsang, yang saat itu Adipati Jipang mengetahui siapa pembunuh ayahnya dari Sunan Kudus berniat membalas dendam.

Arya Penangsang mencoba membalas dendam kepada Raden Mukmin yang telah membunuh ayahnya. Arya Penangsang akhirnya mengutus Rangkut atau perjineman, untuk membunuh Raden Mukmin, Sultan Demak yang bergelar Sunan Prawata.

Sebutan Sunan Prawata lantaran pusat pemerintahan Demak saat itu bukan lagi di Demak Bintara, melainkan di Gunung Prawata. Berbekal keris Kiai Betok yang diberikan oleh Arya Penangsang, Rangkut pergi ke Gunung Prawata.

Setiba di tujuan, Rangkut memasuki ruang peraduan Sunan Prawata. Saat itulah ia menikam keris Kiai Betok ke tubuh Sunan Prawata, yang tengah tertidur pulas. Keris itu pun juga membunuh sang istri yang juga tengah tertidur pulas.

Namun sebelum menghembuskan napas terakhir bersama sang istri, Sunan Prawata sempat memberikan perlawanan dengan keris Kiai Betok itu. Ia menarik keris itu dari tubuhnya dan menghujamkan kembali ke tubuh Rangkut.

Alhasil suruhan Arya Penangsang pun turut tewas bersamaan tewasnya Sunan Prawata dan istrinya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
Rekomendasi
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved