Wali Kota Resmikan JPO Baru Ikon Kota Depok
Kamis, 13 Agustus 2020 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
“Sebagai wujud pelaksanaan PPRO dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan, kami berharap dengan dibangunnya fasilitas ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, mewujudkan pelestarian budaya daerah, menekan angka kecelakaan lalu lintas serta penopang jalur pendidikan bagi para mahasiswa di Kota Depok,” katanya.
Wali Kota Depok Mohammad Idris mengapresiasi PT PP Properti Tbk yang telah membangun JPO tersebut melalui CSR. “Nanti JPO diserahkan ke aset Pemkot Depok,” ujarnya.
JPO menurut dia, sangat penting bagi penyebrangan di Jalan Margonda di Jalan Margonda. “Ke depan kita harapkan ada 10 JPO di Jalan Margonda. JPO ini akan menjadi ikon selamat datang dan keluar Kota Depok,” sebutnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana menambahkan, JPO ini merupakan implementasi dari rekomendasi Andalalin (Analisis Dampak Lalu Lintas). “Kita mensyaratkan jika apartemen akan dibangun, bahwa salahsatu syarat yang harus dipenuhi dalam andalalin adalah membangun JPO,” katanya.
Dibangunnya JPO di titik ini karena wilayah tersebut jumlah orang menyebrang cukup padat dan frekuensi lalu lintas juga padat. “Karena ada penambahan pergerakan orang yang melintas menyebrang dari timur ke barat dan sebaliknya. Rekomendasinya maka JPO harus dibangun,” pungkasnya.
Wali Kota Depok Mohammad Idris mengapresiasi PT PP Properti Tbk yang telah membangun JPO tersebut melalui CSR. “Nanti JPO diserahkan ke aset Pemkot Depok,” ujarnya.
JPO menurut dia, sangat penting bagi penyebrangan di Jalan Margonda di Jalan Margonda. “Ke depan kita harapkan ada 10 JPO di Jalan Margonda. JPO ini akan menjadi ikon selamat datang dan keluar Kota Depok,” sebutnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana menambahkan, JPO ini merupakan implementasi dari rekomendasi Andalalin (Analisis Dampak Lalu Lintas). “Kita mensyaratkan jika apartemen akan dibangun, bahwa salahsatu syarat yang harus dipenuhi dalam andalalin adalah membangun JPO,” katanya.
Dibangunnya JPO di titik ini karena wilayah tersebut jumlah orang menyebrang cukup padat dan frekuensi lalu lintas juga padat. “Karena ada penambahan pergerakan orang yang melintas menyebrang dari timur ke barat dan sebaliknya. Rekomendasinya maka JPO harus dibangun,” pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :