Pesawat Wings Air Ditembak di Yahukimo Papua, 1 Penumpang Terluka

Minggu, 18 Februari 2024 - 08:51 WIB
loading...
Pesawat Wings Air Ditembak...
Pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW-1646 ditembak KKB saat hendak mendarat di Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Sabtu (17/2/2024) pagi. Foto/kolase foto akun X @GerryX
A A A
YAHUKIMO - Sebuah pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW-1646 ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat hendak mendarat di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo , Papua Pegunungan, pada Sabtu (17/2/2024) pagi.

Pesawat jenis ATR 72-600 dengan kode registrasi PK-WJT tersebut mendarat dengan selamat, meskipun terdapat satu penumpang yang mengalami luka ringan akibat terkena serpihan kabin. Kabar tersebut disampaikan Pengamat Penerbangan, Gerry Soejatman dalam akun X (dulunya Twitter) @GerryS pada Sabtu (17/2/2024).

"Sebuah pesawat ATR72 Wings Air PK-WJT kena tembak saat hendak landing di Dekai - Yahukimo pada hari ini (17Feb24). Tidak ada yang cedera dalam kejadian ini. Yak, AOG deh ni pesawat.." tulisnya di X yang dikutip, Minggu (18/2/2024).

Kabar ini mengejutkan publik, mengingat wilayah Papua selama ini memang dikenal dengan potensi konflik yang tinggi.

Baca Juga: Pesawat Caravan Asia One Ditembak KKB, Kapolda Papua Sebut Ada Indikasi Terkaitan Suara Pileg

Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke Direktorat Jenderal Perhubungan Udara saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden penembakan yang terjadi pada pesawat Wings Air PK-WJT.

"Telah dilakukan penyisiran oleh pihak Satgas, TNI, dan Kepolisian setempat. Kami akan menyiapkan edaran kewaspadaan, dan akan melakukan posko monitoring secara intensif," kata Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke Asep K. Samapta di Merauke, Papua Selatan.

Dilaporkan bahwa petugas patroli Aviation Security (Avsec) telah melakukan inspeksi pada runway dan posisi standby sebelum kejadian. Namun, pesawat tetap menjadi sasaran tembakan begitu mendarat di Bandara Nop Goliat Dekai pada pukul 04:17 UTC.

Asep menegaskan bahwa pihak Satgas, TNI, dan Kepolisian setempat telah melakukan penyisiran di sekitar area dan akan meningkatkan posko monitoring secara intensif guna mengantisipasi kemungkinan serangan serupa di masa mendatang.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan juga memberikan imbauan kepada maskapai untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada rute-rute yang rentan terhadap gangguan keamanan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. Kristi Endah Murni, menekankan pentingnya koordinasi antara maskapai dengan semua pemangku kepentingan sebelum memutuskan untuk terbang.

"Saya imbau kepada maskapai yang beroperasi khususnya pada rute-rute yang sering terjadi gangguan keamanan dan keselamatan penerbangan agar waspada dan berhati-hati, dan lebih meningkatkan koordinasi dengan semua pemangku kepentingan sebelum memutuskan untuk terbang," kata Kristi Endah Murni dalam keterangannya.

Ia menyampaikan telah memberikan arahan kepada maskapai penerbangan yang beroperasi di Wilayah Kerja Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke untuk lebih waspada dan hati-hati.

"Saya juga meminta untuk melakukan Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) lebih cermat dan koordinasi secara intens dengan Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU), AirNav Indonesia, dan para pihak pemangku keamanan setempat untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan," pungkasnya.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Wadanyon HSSBI KKB Kodap...
Wadanyon HSSBI KKB Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Cartenz Sita Amunisi dan Sajam
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
MPSI: Pengungsian Moskona...
MPSI: Pengungsian Moskona Teluk Bintuni Butuh Perhatian Khusus Pemerintah Pusat Pascaserangan Kelompok Separatis
Kondisi Pengungsi Moskona...
Kondisi Pengungsi Moskona Teluk Bintuni Memprihatinkan Pascaserangan Separatis Papua
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Rekomendasi
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved