Soal Film Dirty Vote, Ridwan Kamil: Keyakinan Pemilih Sudah Kuat
Rabu, 14 Februari 2024 - 13:06 WIB
loading...
Ketua TKD Prabowo-Gibran Jawa Barat, Ridwan Kamil angkat bicara terkait film dokumenter Dirty Vote yang menjadi kontroversi di masyarakat. Foto: SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Jawa Barat, Ridwan Kamil angkat bicara terkait film dokumenter berjudul 'Dirty Vote' yang tengah menjadi kontroversi di masyarakat.
Menurutnya, kehadiran film yang disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono tersebut bisa memengaruhi keputusan pemilih dalam menentukan hak suaranya.
”Semua yang sifatnya informasi terkait pemilu pasti mempengaruhi ya, debat mempengaruhi, hoaks mempengaruhi, film Dirty Vote mungkin mempengaruhi,” ucap Kang Emil, sapaan akrabnya, di Rancabentang, Ciumbuleuit, Kota Bandung, Rabu (14/2/2024).
Baca Juga: Nyoblos di TPS 45, Ridwan Kamil: Siapapun yang Terpilih Itu Takdir
Meski begitu, pengaruh dari film tersebut tidak dapat diukur. Sebab menurutnya, keyakinan masyarakat mendekati hari pemilu sudah sangat kuat.
”Tapi kita gak bisa mengukur, jangan-jangan enggak juga karena keyakinan orang yang di hari terakhir itu sudah kuat mungkin di atas 90 persen ya, yang tidak berubah pikiran,” ungkapnya.
Terlepas dari itu, Kang Emil pun berharap, siapapun pemimpin yang terpilih nanti dapat menjalankan amanahnya secara baik. ”Dan kalau ada apapun tiap pemilu kan selalu ada lah ya hal seperti itu. Saya kira kita berdoa aja mana yang terbaik,” imbuhnya.
Menurutnya, kehadiran film yang disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono tersebut bisa memengaruhi keputusan pemilih dalam menentukan hak suaranya.
”Semua yang sifatnya informasi terkait pemilu pasti mempengaruhi ya, debat mempengaruhi, hoaks mempengaruhi, film Dirty Vote mungkin mempengaruhi,” ucap Kang Emil, sapaan akrabnya, di Rancabentang, Ciumbuleuit, Kota Bandung, Rabu (14/2/2024).
Baca Juga: Nyoblos di TPS 45, Ridwan Kamil: Siapapun yang Terpilih Itu Takdir
Meski begitu, pengaruh dari film tersebut tidak dapat diukur. Sebab menurutnya, keyakinan masyarakat mendekati hari pemilu sudah sangat kuat.
”Tapi kita gak bisa mengukur, jangan-jangan enggak juga karena keyakinan orang yang di hari terakhir itu sudah kuat mungkin di atas 90 persen ya, yang tidak berubah pikiran,” ungkapnya.
Terlepas dari itu, Kang Emil pun berharap, siapapun pemimpin yang terpilih nanti dapat menjalankan amanahnya secara baik. ”Dan kalau ada apapun tiap pemilu kan selalu ada lah ya hal seperti itu. Saya kira kita berdoa aja mana yang terbaik,” imbuhnya.
Lihat Juga :