Menembus Batas, Mawar Sharon Peduli Sentuh Tunas-tunas Bangsa
Kamis, 13 Agustus 2020 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Untuk besaran bantuan beasiswa, lanjutnya, MSP sudah memiliki rumusan, yakni sekitar Rp750 ribu/orang. Saat ini, MSP membuka pintu lebar bagi para donatur yang ingin mengulurkan tangan. MSP juga membutuhkan keterbukaan sekolah-sekolah yang bisa menampung peserta didik dari keluarga prasejahtera.
"Kami akan di sana untuk menjadi jembatan, mencarikan dan memberitahu pada orang tua. Kita melihatnya generasi ke depan adalah suatu perubahan yang semakin baik untuk semua pihak," tegas Lianggono.
Selain program beasiswa, sejumlah program sosial juga menjadi priortitas MSP. Apalagi lahirnya MSP ini bertepatan dengan pandemi COVID-19. Asisten Gembala GMS Surabaya Barat, Ps Johannes Sonny menuturkan, MSP mewakili gereja tidak tinggal diam menanggapi situasi yang sedang terjadi pada masyarakat.
(Baca juga: Lereng Gunung Bromo Gempar, Ada Mayat Terbelah Dua )
Sejak bulan Maret-Juli 2020, MSP bergerak membantu kebutuhan para medis disejumlah rumah sakit. Tepat pada tanggal 25 Maret 2020, MSP menyumbangkan masker ke RS FK Unair dan RS. Soewandhi. Setelah itu para donatur mulai menyumbangkan banyak barang, sehingga selanjutnya MSP bisa menyumbangkan bantuan lainnya seperti Hazmat, Goggle, Face Shield, Gloves, Boots, Sanitizer, Alkohol, Disinfektan dan lainnya.
"Menjawab kebutuhan di awal-awal masa wabah, maka Program APD yaitu sebuah program kepedulian terhadap para tenaga medis di garda depan dan fasilitas kesehatan adalah yang pertama diluncurkan. Kelangkaan barang-barang medis menjadi perhatian, untuk itu MSP berupaya keras untuk mendapatkan APD meskipun harganya sangat mahal," tuturnya.
"Kami akan di sana untuk menjadi jembatan, mencarikan dan memberitahu pada orang tua. Kita melihatnya generasi ke depan adalah suatu perubahan yang semakin baik untuk semua pihak," tegas Lianggono.
Selain program beasiswa, sejumlah program sosial juga menjadi priortitas MSP. Apalagi lahirnya MSP ini bertepatan dengan pandemi COVID-19. Asisten Gembala GMS Surabaya Barat, Ps Johannes Sonny menuturkan, MSP mewakili gereja tidak tinggal diam menanggapi situasi yang sedang terjadi pada masyarakat.
(Baca juga: Lereng Gunung Bromo Gempar, Ada Mayat Terbelah Dua )
Sejak bulan Maret-Juli 2020, MSP bergerak membantu kebutuhan para medis disejumlah rumah sakit. Tepat pada tanggal 25 Maret 2020, MSP menyumbangkan masker ke RS FK Unair dan RS. Soewandhi. Setelah itu para donatur mulai menyumbangkan banyak barang, sehingga selanjutnya MSP bisa menyumbangkan bantuan lainnya seperti Hazmat, Goggle, Face Shield, Gloves, Boots, Sanitizer, Alkohol, Disinfektan dan lainnya.
"Menjawab kebutuhan di awal-awal masa wabah, maka Program APD yaitu sebuah program kepedulian terhadap para tenaga medis di garda depan dan fasilitas kesehatan adalah yang pertama diluncurkan. Kelangkaan barang-barang medis menjadi perhatian, untuk itu MSP berupaya keras untuk mendapatkan APD meskipun harganya sangat mahal," tuturnya.
Lihat Juga :