Gunung Merapi Luncurkan Wedus Gembel Sejauh 1.500 Meter, Warga DIY Waspada!
Sabtu, 10 Februari 2024 - 11:32 WIB
loading...
Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran (Wedus Gembel), Sabtu (10/2/2024). Foto/SINDOnews
A
A
A
YOGYAKARTA - Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran (Wedus Gembel), Sabtu (10/2/2024). Awan panas yang terjadi pukul 09.24 WIB memiliki Amplitudo max 49 mm, durasi 155.80 detik, jarak luncur 1.500 meter ke arah Barat Daya atau Kali Bebeng.
“Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan,” tulis Balai Penyelidikan Dan Pengembangan Tehnologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)dalam keterangannya, Sabtu (10/2/2024).
Sepanjang Sabtu dini hari, BPPTKG mencatat 27 kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter. Di samping itu terjadi 43 kali gempa guguran dengan Amplitudo 3-27 mm berdurasi 20.52-162.3 detik.
Baca Juga: Labuhan Merapi, Cara Orang Jawa Menjinakkan Amukan Gunung Merapi
Dan 1 kali gempa.Hybrid/Fase Banyak dengan Amplitudo 3 mm S-P : 0.4 detik berdurasi 5.76 detik. Oleh karena itu, BPPTKG menyebut potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km.
“Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan,” tulis Balai Penyelidikan Dan Pengembangan Tehnologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)dalam keterangannya, Sabtu (10/2/2024).
Sepanjang Sabtu dini hari, BPPTKG mencatat 27 kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter. Di samping itu terjadi 43 kali gempa guguran dengan Amplitudo 3-27 mm berdurasi 20.52-162.3 detik.
Baca Juga: Labuhan Merapi, Cara Orang Jawa Menjinakkan Amukan Gunung Merapi
Dan 1 kali gempa.Hybrid/Fase Banyak dengan Amplitudo 3 mm S-P : 0.4 detik berdurasi 5.76 detik. Oleh karena itu, BPPTKG menyebut potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km.
Lihat Juga :