Peringatan HPI Ke-169, Tokoh Agama Ingatkan Refleksi Kedamaian di Tanah Papua
Jum'at, 09 Februari 2024 - 09:54 WIB
loading...
A
A
A
Dari inilah kemudian Injil ini bisa tumbuh dan berkembang di Papua. Injil pertama masuk di Mansinam, pendidikan pertama juga masuk di Mansinam serta pembaptisan pertama juga di Mansinam.
"Ini menjadi tanda bahwaharus benar-benar dijadikan sebagai peringatkan bagi semua kita bahwa pulau ini memiliki sejarah yang harus dikenang, serta perlu tindakan nyata," tegasnya.
Terkait sinergitas dengan pemerintah. Pihaknya yang juga merupakan Ketua 3 PGGP (Persekutuan Gereja-Gereja Papua) mengaku sangat mengapresiasi trobosan yang dilakukan negara dalam hal ini melalui Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin.
"Ini perhatian yang luar biasa, keseriusan pemimpin negeri untuk Papua ini, termasuk dengan Presiden menunjuk Wakil Presiden untuk membentuk BP3OKP (Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Papua) untuk percepatan pembangunan di Papua melalui pendekatan keagamaan,"ucap Pendeta Hiskia Rollo.
Tokoh-tokoh agama yang ditujuk sebagai koordinator wilayah adalah tokoh-tokoh gereja yang benar-benar bekerja dengan hati untuk Papua. Tugas dan tanggungjawab yang mereka lakukan memerlukan sinegitas antara tokoh agama dan pemerinta, dan ini dilakukan dengan baik.
Pihaknya juga meminta seluruh masyarakat Papua untuk tidak golput dan menggunakan hak politik dengan jujur dan bertanggung.
Dia mengajak untuk memilih hamba-hamba Tuhan yang benar benar menjadi perpanjang tangan Tuhan untuk kemajuan bumi pertiwi.
"Siapapun presidennya mari kita sama sama berikan dukungan agar proses pembangunan di Papua tetap berlangsung sesuai kehendak Tuhan dan bagi legislatif, bagi yang terpilih jangan lupa diri dan bagi yang tidak, mari kita satukan hati untuk membangun Tanah kita Papua yang kita cintai ini," tegasnya.
"Ini menjadi tanda bahwaharus benar-benar dijadikan sebagai peringatkan bagi semua kita bahwa pulau ini memiliki sejarah yang harus dikenang, serta perlu tindakan nyata," tegasnya.
Terkait sinergitas dengan pemerintah. Pihaknya yang juga merupakan Ketua 3 PGGP (Persekutuan Gereja-Gereja Papua) mengaku sangat mengapresiasi trobosan yang dilakukan negara dalam hal ini melalui Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin.
"Ini perhatian yang luar biasa, keseriusan pemimpin negeri untuk Papua ini, termasuk dengan Presiden menunjuk Wakil Presiden untuk membentuk BP3OKP (Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Papua) untuk percepatan pembangunan di Papua melalui pendekatan keagamaan,"ucap Pendeta Hiskia Rollo.
Tokoh-tokoh agama yang ditujuk sebagai koordinator wilayah adalah tokoh-tokoh gereja yang benar-benar bekerja dengan hati untuk Papua. Tugas dan tanggungjawab yang mereka lakukan memerlukan sinegitas antara tokoh agama dan pemerinta, dan ini dilakukan dengan baik.
Pihaknya juga meminta seluruh masyarakat Papua untuk tidak golput dan menggunakan hak politik dengan jujur dan bertanggung.
Dia mengajak untuk memilih hamba-hamba Tuhan yang benar benar menjadi perpanjang tangan Tuhan untuk kemajuan bumi pertiwi.
"Siapapun presidennya mari kita sama sama berikan dukungan agar proses pembangunan di Papua tetap berlangsung sesuai kehendak Tuhan dan bagi legislatif, bagi yang terpilih jangan lupa diri dan bagi yang tidak, mari kita satukan hati untuk membangun Tanah kita Papua yang kita cintai ini," tegasnya.
(shf)
Lihat Juga :