Kritik Akademisi ke Jokowi Berlanjut, Guru Besar Universitas Brawijaya: Tak Ada Intervensi Kepentingan Politik
Kamis, 08 Februari 2024 - 11:41 WIB
loading...
Guru Besar Universitas Brawijaya (UB) Prof Rachmad Safaat menegaskan, kritikan kepada pemerintahan Presiden Jokowi tidak dalam tendensi serta kepentingan apapun. Foto/MPI/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Guru Besar Universitas Brawijaya (UB) Malang Prof Rachmad Safa'at menegaskan, keputusan seruan kritikan kepada pemerintah di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak dalam tendensi serta kepentingan apapun.
Menurutnya, ada lima alasan yang membuat dewan profesor, akademisi, dan mahasiswa UB, pada Selasa lalu (6/2/2024) menyentil pemerintah.
Baca juga: Kritik Presiden Jokowi, EM Universitas Brawijaya: Bukan Tidak Mungkin Reformasi Jilid II Akan Terjadi
Menurut Guru Besar Fakultas Hukum ini, alasan pertama pengembangan sistem ekonomi dan politik oligarki yang kian kuat di era pemerintahan Presiden Jokowi dalam lima tahun terakhir.
Menurutnya, ada lima alasan yang membuat dewan profesor, akademisi, dan mahasiswa UB, pada Selasa lalu (6/2/2024) menyentil pemerintah.
Baca juga: Kritik Presiden Jokowi, EM Universitas Brawijaya: Bukan Tidak Mungkin Reformasi Jilid II Akan Terjadi
Menurut Guru Besar Fakultas Hukum ini, alasan pertama pengembangan sistem ekonomi dan politik oligarki yang kian kuat di era pemerintahan Presiden Jokowi dalam lima tahun terakhir.
Lihat Juga :