Kesaktian Ki Gede Sela, Cucu Raja Majapahit Terakhir yang Terkenal Bisa Menangkap Petir
Kamis, 08 Februari 2024 - 07:38 WIB
loading...
Ki Gede Sela, cucu Raja Majapahit terakhir Lembu Peteng konon dikenal sebagai sosok yang mendirikan Kota Solo. Ki Gede Sela dikenal sakti dan mampu menangkap petir. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
SOLO merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang didirikan oleh Ki Gede Sela. Sosok Ki Ageng Sela terkenal kesaktiannya dan mampu menangkap petir.
Sosoknya konon masih merupakan anak dari Ki Getas Pandawa, yang merupakan anak dari raja terakhir Kerajaan Majapahit Lembu Peteng atau Bondan Kejawan.
Getas Pandawa mempunyai tujuh orang anak, di mana Ki Ageng Sela anak tertua merupakan satu-satunya anak laki-laki. Sedangkan enam adik-adiknya merupakan seorang perempuan.
Baca juga: Terbuat dari Besi Akadiyat, Keris Sunan Kalijaga Bisa Menangkap Petir
Kesaktian Ki Gede Sela digambarkan pada naskah kuno Serat Kandha, di mana saat itu Pangeran Sabrang Lor dari Demak meninggal dunia.
Ketika itu, semua Wali Songo dan ulama-ulama Islam tengah berkumpul di masjid besar Demak.
Dikisahkan dari buku "Awal Kebangkitan Mataram : Masa Pemerintahan Senapati" tulisan dari H.J. De Graaf, setelah melakukan salat Jumat pergilah mereka ke halaman depan masjid untuk memilih raja baru.
Sosoknya konon masih merupakan anak dari Ki Getas Pandawa, yang merupakan anak dari raja terakhir Kerajaan Majapahit Lembu Peteng atau Bondan Kejawan.
Getas Pandawa mempunyai tujuh orang anak, di mana Ki Ageng Sela anak tertua merupakan satu-satunya anak laki-laki. Sedangkan enam adik-adiknya merupakan seorang perempuan.
Baca juga: Terbuat dari Besi Akadiyat, Keris Sunan Kalijaga Bisa Menangkap Petir
Kesaktian Ki Gede Sela digambarkan pada naskah kuno Serat Kandha, di mana saat itu Pangeran Sabrang Lor dari Demak meninggal dunia.
Ketika itu, semua Wali Songo dan ulama-ulama Islam tengah berkumpul di masjid besar Demak.
Dikisahkan dari buku "Awal Kebangkitan Mataram : Masa Pemerintahan Senapati" tulisan dari H.J. De Graaf, setelah melakukan salat Jumat pergilah mereka ke halaman depan masjid untuk memilih raja baru.
Lihat Juga :