alexametrics

Diduga Libatkan Anak Yatim, Calwalkot dan Ketua Tim Pemenangan Dilaporkan

loading...
Diduga Libatkan Anak Yatim, Calwalkot dan Ketua Tim Pemenangan Dilaporkan
Diduga sengaja melibatkan anak-anak untuk kepentingan politik, Cawalkot Padangsidimpuan, bersama Ketua Tim Pemenangan Erwin Nasution, dilaporkan ke Panwaslih. Foto iNews TV/Zia Nasution
A+ A-
PADANGSIDIMPUAN - Diduga sengaja melibatkan anak-anak untuk kepentingan politik, Calon Wali Kota Padangsidimpuan, Rusydi Nasution bersama Ketua Tim Pemenangan Erwin Nasution, dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslih). Laporan tersebut dibuktikan dengan tanda bukti penerima laporan dengan nomor. 02/LP/PW/Kota/02.03/VI/2018, atas nama Ahmad Idris.

Informasi yang diperoleh, Ahmad Idris membuat laporan pada Senin 18 Juni 2018, di kantor Panwaslih, Kelurahan Bincar, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.



”Setelah menonton video itu, saya menduga calon wali kota dan ketua tim pemenangannya melibatkan anak-anak, karena ada himbuan kepada anak-anak untuk mengajak orang tuanya memilih paslon itu,”imbuhnya. kepada wartawan ketika ditemui di rumahnya, Jalan Imam Bonjol, Kota Padangsidimpuan.

Alasan lainnya,  dia memutuskan  membuat laporan karena merasa prihatin dengan adanya dugaan melibatkan anak-anak dalam dunia politik. Seharusnya, mereka dilindungi dari kegiatan-kegiatan politik yang belum layak mereka ketaui.”Apalagi mereka (anak-anak) yang diundang itu dari kalangan yatim, makanya saya sedih melihatnya,”ujar laki-laki anak dua itu.

Dia berharap kepada seluruh paslon yang ikut berlaga pada pilkada serentak di Kota Padangsidimpuan, agar lebih menghargai hak-hak anak.”Kalau mau beramal boleh saja, tapi jangan dibawa ke ranah politik, kasih anak-anak,”timpalnya.

Terpisah, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Panwaslih Kota Padangsidimpuan, Rahmat Aziz Hasiholan Simamora mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari warga terkait adanya dugaan melibat anak-anak dalam politik dari salah satu paslon.”Kami akan segera proses laporan warga itu,”tuturnya ketika ditemui di ruangannya.

Aziz menjelaskan, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan komisioner Panwaslih lainnya dan berkoordinasi dengan pihak penegak hukum.

Karena, laporan tersebut terkait dengan anak-anak.”Kami akan koordinasi terlebih dahulu, kalau ternyata memenui unsur pelanggaran pilkada, maka diterus ke instansi terkait, sedangkan jika terbukti pelanggaran pidana umum, maka akan diserahkan ke pihak penegak hukum,”imbuhnya.

Sebelumnya, video berdurasi lebih kurang 1 menit tersebut sempat menjadi bahan perbincangan warga di Kota Salak itu.

Di dalam video yang diunggah di akun Facebook yang diduga milik Andy Iswandy tersebut terlihat ketua tim pemenangan paslon nomor urut 2 Erwin Nasution, meminta kepada anak-anak yang akan menerima santunan agar mengajak orang tuanya memilih dan mendoakan pasangan Rusydi-Rosyad.

Ironisnya, anak-anak yatim itu disuruh untuk mengucapkan yel-yel “Bisa-bisa-bisa menang”. Selain itu, anak anak tersebut juga mengacungkan dua jari sebagai simbol nomor urut paslon tersebut.  

Hingga berita ini diturunkan MNC Media belum berhasil mengkonfirmasi kepada Rusydi Nasution dan Ketua Tim Pemenangan Erwin Nasution.     
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak