Asal Usul Nama Ken Arok, Raja Pertama Singasari yang Diberikan Pemuka Agama
Senin, 29 Januari 2024 - 06:28 WIB
loading...
A
A
A
Ken Arok pernah memberikan pengetahuan dan kritiknya di hadapan guru dan sesama murid yang belajar di bawah bimbingan Lohgawe. Nama "Arok," yang berarti "pembangun," diberikan setelah Ken Arok lulus sebagai seorang brahmana.
Meskipun masa pembelajarannya singkat, Ken Arok berhasil lulus dengan prestasi yang cukup tinggi, mendahului para murid lainnya. Setelah dinyatakan lulus, Lohgawe memperbolehkan Ken Arok meninggalkan tempat tersebut, tetapi tidak sebelum memberikan pesan-pesan penting.
Lohgawe berencana untuk membentuk persekutuan dengan kaum brahmana melalui Ken Arok, memberinya legitimasi etis untuk melakukan tindakan politiknya. Menurut Lohgawe, Ken Arok adalah murid yang cerdas, gesit, tangkas, dan memiliki ingatan yang kuat. Meskipun baru sebentar berguru, Ken Arok sudah memiliki pengetahuan yang melampaui murid-murid lain di padepokan Lohgawe.
Sebelum berguru ke Lohgawe, Ken Arok juga belajar dari Mahaguru Tantripala. Guru pertamanya memberikan gulungan lontar yang berisi catatan mengenai sejarah Ken Arok. Meskipun gulungan tersebut tidak pernah dibacanya, saat Ken Arok lulus sebagai brahmana, gulungan itu kembali diberikan kepadanya oleh Lohgawe sebagai tanda penghargaan.
Meskipun masa pembelajarannya singkat, Ken Arok berhasil lulus dengan prestasi yang cukup tinggi, mendahului para murid lainnya. Setelah dinyatakan lulus, Lohgawe memperbolehkan Ken Arok meninggalkan tempat tersebut, tetapi tidak sebelum memberikan pesan-pesan penting.
Lohgawe berencana untuk membentuk persekutuan dengan kaum brahmana melalui Ken Arok, memberinya legitimasi etis untuk melakukan tindakan politiknya. Menurut Lohgawe, Ken Arok adalah murid yang cerdas, gesit, tangkas, dan memiliki ingatan yang kuat. Meskipun baru sebentar berguru, Ken Arok sudah memiliki pengetahuan yang melampaui murid-murid lain di padepokan Lohgawe.
Sebelum berguru ke Lohgawe, Ken Arok juga belajar dari Mahaguru Tantripala. Guru pertamanya memberikan gulungan lontar yang berisi catatan mengenai sejarah Ken Arok. Meskipun gulungan tersebut tidak pernah dibacanya, saat Ken Arok lulus sebagai brahmana, gulungan itu kembali diberikan kepadanya oleh Lohgawe sebagai tanda penghargaan.
(hri)
Lihat Juga :