Demi Gaya Hidup, Gadis-gadis Belia Dijual untuk Layanan Seks
Rabu, 12 Agustus 2020 - 12:02 WIB
loading...
Polda Kalbar, berhasil membongkar praktik prostitusi online yang melibatkan gadis belia. Foto/iNews TV/Gusti Eddy
A
A
A
PONTIANAK - Praktik prostitusi yang melibatkan anak-anak di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), kembali dibongkar tim gabungan Ditreskrimum Polda Kalbar, bersama Satreskrim Polresta Pontianak Kota.
(Baca juga: Janda Muda Jual 2 Teman Gadisnya untuk Beri Layanan Seks di Hotel )
Petugas berhasil mengamankan 20 orang, dimana lima di antaranya merupakan anak-anak. Direskrimum Polda Kalbar, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan mengungkapkan, membentuk tim untuk menindaklanjuti pengungkapan kasus prostitusi yang sempat diungkap oleh Polresta Pontianak Kota beberapa pekan lalu.
"Dari pengungkapan sebelumnya yang dilakukan oleh Satreskrim Polresta Pontianak, kita membentuk tim untuk melakukan pemetaan, penyelidikan terhadap praktek prostitusi online," ujar Luthfie.
Lutfhie melanjutkan, tim gabungan bekerja selama dua hari, 10-11 Agustus 2020, berhasil membongkar praktik prostitusi dimana mengamankan 20 orang yang terdiri dari 10 wanita dan 10 pria.
(Baca juga: Resmi Diusung PDIP di Pilkada Bengkalis, Apa Kata Iyeth Bustami? )
Ia juga menyebutkan, dari hasil pengungkapan tersebut, satu orang didapati mengkonsumsi narkoba dan satu orang lainnya didapati membawa senjata tajam. "Sebanyak 20 orang berhasil diamankan. 10 pria dan 10 wanita. Lima di antara wanita yang diamankan, terdapat anak-anak," ungkapnya
(Baca juga: Janda Muda Jual 2 Teman Gadisnya untuk Beri Layanan Seks di Hotel )
Petugas berhasil mengamankan 20 orang, dimana lima di antaranya merupakan anak-anak. Direskrimum Polda Kalbar, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan mengungkapkan, membentuk tim untuk menindaklanjuti pengungkapan kasus prostitusi yang sempat diungkap oleh Polresta Pontianak Kota beberapa pekan lalu.
"Dari pengungkapan sebelumnya yang dilakukan oleh Satreskrim Polresta Pontianak, kita membentuk tim untuk melakukan pemetaan, penyelidikan terhadap praktek prostitusi online," ujar Luthfie.
Lutfhie melanjutkan, tim gabungan bekerja selama dua hari, 10-11 Agustus 2020, berhasil membongkar praktik prostitusi dimana mengamankan 20 orang yang terdiri dari 10 wanita dan 10 pria.
(Baca juga: Resmi Diusung PDIP di Pilkada Bengkalis, Apa Kata Iyeth Bustami? )
Ia juga menyebutkan, dari hasil pengungkapan tersebut, satu orang didapati mengkonsumsi narkoba dan satu orang lainnya didapati membawa senjata tajam. "Sebanyak 20 orang berhasil diamankan. 10 pria dan 10 wanita. Lima di antara wanita yang diamankan, terdapat anak-anak," ungkapnya
Lihat Juga :