Viral Pria di Malang Dibegal, Ternyata Hoaks karena Bingung Terlilit Utang
Senin, 22 Januari 2024 - 13:41 WIB
loading...
A
A
A
"Awalnya saya kaget melihat ada sebuah konten yang memberitakan berita pembegalan yang kebetulan waktu dan TKP-nya sama persis dengan keberadaan saya waktu itu. Lokasinya di Jalan Ranugrati sekitar jam 16.15," ujar Syukron, sebagaimana dalam video yang dilihat pada Senin (22/1/2024).
Baca juga: Ngaku Korban Klitih, Pemuda di Jogja Ini Ternyata Sayat Tangan Sendiri
Menurutnya, ia saat itu ada keperluan membayar utang ke temannya, karena sudah ditagih oleh temannya. Dirinya yang tak punya uang sama sekali, lantas menelpon istrinya dengan maksud membantu minta tolong mengirimkan sejumlah uang ke dirinya, untuk membayar utang temannya itu.
"Saat itu saya ke situ memang ada keperluan hendak membayar utang ke teman saya. Waktu itu karena saya sudah ditagih dan saya nggak punya uang sama sekali, di dompet, di saku maupun di ATM. Kemudian saya inisiatif telepon ke istri dengan harapan istri saya segera membantu saya mentransfer sejumlah uang untuk membayar utang," jelasnya.
Pada saat menghubungi istrinya, Syukron berbohong dan mengatakan jika dia dibegal. Sang istri yang kebingungan, kemudian menceritakan kisah begal yang dialami Syukron kepada adiknya.
"Terus sama adik saya diceritakan kepada teman kerjanya, lalu teman kerja adik saya cerita ke anaknya. Ternyata anaknya temen adik saya itu kemudian mengunggah konten yang kejadiannya itu sama persis lokasinya ketika saya ada di Jalan Ranugrati itu," terangnya.
Atas kejadian tersebut Syukron menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Malang.
Baca juga: Ngaku Korban Klitih, Pemuda di Jogja Ini Ternyata Sayat Tangan Sendiri
Menurutnya, ia saat itu ada keperluan membayar utang ke temannya, karena sudah ditagih oleh temannya. Dirinya yang tak punya uang sama sekali, lantas menelpon istrinya dengan maksud membantu minta tolong mengirimkan sejumlah uang ke dirinya, untuk membayar utang temannya itu.
"Saat itu saya ke situ memang ada keperluan hendak membayar utang ke teman saya. Waktu itu karena saya sudah ditagih dan saya nggak punya uang sama sekali, di dompet, di saku maupun di ATM. Kemudian saya inisiatif telepon ke istri dengan harapan istri saya segera membantu saya mentransfer sejumlah uang untuk membayar utang," jelasnya.
Pada saat menghubungi istrinya, Syukron berbohong dan mengatakan jika dia dibegal. Sang istri yang kebingungan, kemudian menceritakan kisah begal yang dialami Syukron kepada adiknya.
"Terus sama adik saya diceritakan kepada teman kerjanya, lalu teman kerja adik saya cerita ke anaknya. Ternyata anaknya temen adik saya itu kemudian mengunggah konten yang kejadiannya itu sama persis lokasinya ketika saya ada di Jalan Ranugrati itu," terangnya.
Atas kejadian tersebut Syukron menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Malang.
Lihat Juga :