Ibu Bersalin dan Anaknya Meninggal, RSUD Daeng Radja Disoroti
Selasa, 11 Agustus 2020 - 23:46 WIB
loading...
A
A
A
Kandungan korban kata dia, oleh dinilai pihak klinik harinya sudah lewat. Ia lalu dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Malam harinya, keluarga membawa korban dan tempatkan di ruang bersalin.
Sayangnya kata Andi Haris, pihak rumah sakit meninggalkan korban bersama keluarga tanpa ada perlakuan khusus sampai pagi.
"Keesokan harinya pada Jumat 7 Agustus, anakku didatangi oleh bidan dan diinduksi. Artinya mau dikasih hamil normal sementara kandungan sudah lewat harinya," kata Andi Haris, Selasa, (11/08/2020).
Selanjutnya, terjadi kepanikan di ruang bersalin. Suami korban yang menemani di ruang bersalin berteriak panik.
"Barulah datang dokter Rizal (dokter RSUD) dengan pakaian yang tidak sepantasnya sebagai dokter yang akan menangani pasien saat darurat dan juga sambil main Hp," terang Andi Haris.
Sayangnya kata Andi Haris, pihak rumah sakit meninggalkan korban bersama keluarga tanpa ada perlakuan khusus sampai pagi.
"Keesokan harinya pada Jumat 7 Agustus, anakku didatangi oleh bidan dan diinduksi. Artinya mau dikasih hamil normal sementara kandungan sudah lewat harinya," kata Andi Haris, Selasa, (11/08/2020).
Selanjutnya, terjadi kepanikan di ruang bersalin. Suami korban yang menemani di ruang bersalin berteriak panik.
"Barulah datang dokter Rizal (dokter RSUD) dengan pakaian yang tidak sepantasnya sebagai dokter yang akan menangani pasien saat darurat dan juga sambil main Hp," terang Andi Haris.
Lihat Juga :