Amukan Gunung Merapi Kubur Karya Sastra Peninggalan Mataram Kuno
Selasa, 16 Januari 2024 - 07:51 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, terdapatnya nama-nama jabatan pemerintahan yang sama dengan jabatan-jabatan yang ada di dalam prasasti-prasasti sebelum Mpu Sindok.
Baca Juga: Kisah Dyah Balitung, Raja Mataram yang Tuntaskan Janji Politiknya usai Berkuasa
Poerbatjaraka kemudian menegaskan kembali pendapatnya dengan mengatakan bahwa Rāmāyana Kakawin, digubah dalam masa pemerintahan Rakai Watukura Dyah Balitung.
Karena sekarang berdasarkan Prasasti Siwagrha diketahui bahwa Candi Loro Jonggrang ditahbiskan pada tahun 856 M, maka pendapat itu identik dengan penafsiran Poerbatjaraka.
Sayangnya Kitab Ramayana Kakawin ialah satu-satunya hasil susastra dari masa sebelum Pu Sindok yang sampai kepada generasi saat ini. Sebabnya dugaannya sat itu kemungkinan karya sastra itu tidak diturunkan ke generasi berikutnya, karena tidak suka.
Pada waktu itu menurun karya sastra ialah satu-satunya cara untuk memperbanyaknya.Karena karya sastra itu, seperti yang dapat disimpulkan dari keterangan-keterangan di dalamnya, ditulis di atas bahan yang tidak tahan lama.
Baca Juga: Kisah Sunan Kalijaga Taklukkan Kera Raksasa saat Cari Kayu untuk Membangun Masjid
Baca Juga: Kisah Dyah Balitung, Raja Mataram yang Tuntaskan Janji Politiknya usai Berkuasa
Poerbatjaraka kemudian menegaskan kembali pendapatnya dengan mengatakan bahwa Rāmāyana Kakawin, digubah dalam masa pemerintahan Rakai Watukura Dyah Balitung.
Karena sekarang berdasarkan Prasasti Siwagrha diketahui bahwa Candi Loro Jonggrang ditahbiskan pada tahun 856 M, maka pendapat itu identik dengan penafsiran Poerbatjaraka.
Sayangnya Kitab Ramayana Kakawin ialah satu-satunya hasil susastra dari masa sebelum Pu Sindok yang sampai kepada generasi saat ini. Sebabnya dugaannya sat itu kemungkinan karya sastra itu tidak diturunkan ke generasi berikutnya, karena tidak suka.
Pada waktu itu menurun karya sastra ialah satu-satunya cara untuk memperbanyaknya.Karena karya sastra itu, seperti yang dapat disimpulkan dari keterangan-keterangan di dalamnya, ditulis di atas bahan yang tidak tahan lama.
Baca Juga: Kisah Sunan Kalijaga Taklukkan Kera Raksasa saat Cari Kayu untuk Membangun Masjid
Lihat Juga :