Pesan Menyentuh Rektor Universitas Brawijaya Pimpin Wisuda Mengenakan Syal Palestina
Senin, 15 Januari 2024 - 20:04 WIB
loading...
Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Widodo mengenakan syal berlambang bendera Palestina saat memimpin prosesi wisuda di Malang. Foto/Humas UB
A
A
A
MALANG - Penampilan berbeda ditunjukkan Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Widodo dan Ketua Senat saat prosesi wisuda. Rektor mengenakan syal berlambang bendera Palestina dalam wisuda periode 9 Tahun Akademik 2023-2024, di Gedung Samantha Krida, Universitas Brawijaya, pada Minggu (14/1/2024).
Menurut Prof Widodo, penggunaan syal berlambang bendera Palestina ini menunjukkan aksi dukungan dan solidaritas terhadap warga Palestina. Pasalnya saat ini Israel yang tengah menginvasi Palestina disidang di mahkamah internasional atas tuduhan genosida atau pembunuhan massal ke warga Palestina.
Baca juga: Presenter TV Pakai Syal Palestina, Dewan Pers: Keberpihakan Jurnalis dalam Kemanusiaan Tidak Ada Masalah
"Ini merupakan salah satu upaya nyata untuk mengungkapkan keprihatinan terhadap kondisi sulit yang tengah dihadapi oleh masyarakat di Palestina," ucap Prof. Widodo, saat dikonfirmasi pada Senin (15/1/2024).
Rektor kelahiran Balen, Bojonegoro ini menegaskan, bagaimana keputusan menggunakan syal berlambang Palestina oleh dirinya bersama Ketua Senat Universitas Brawijaya bukan hanya sebagai simbol belaka.
Menurut Prof Widodo, penggunaan syal berlambang bendera Palestina ini menunjukkan aksi dukungan dan solidaritas terhadap warga Palestina. Pasalnya saat ini Israel yang tengah menginvasi Palestina disidang di mahkamah internasional atas tuduhan genosida atau pembunuhan massal ke warga Palestina.
Baca juga: Presenter TV Pakai Syal Palestina, Dewan Pers: Keberpihakan Jurnalis dalam Kemanusiaan Tidak Ada Masalah
"Ini merupakan salah satu upaya nyata untuk mengungkapkan keprihatinan terhadap kondisi sulit yang tengah dihadapi oleh masyarakat di Palestina," ucap Prof. Widodo, saat dikonfirmasi pada Senin (15/1/2024).
Rektor kelahiran Balen, Bojonegoro ini menegaskan, bagaimana keputusan menggunakan syal berlambang Palestina oleh dirinya bersama Ketua Senat Universitas Brawijaya bukan hanya sebagai simbol belaka.
Lihat Juga :