Menikmati Nasi Meteng dengan Suasana Bangunan Kuno Belanda
Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:33 WIB
loading...
Menikmati Nasi Meteng dengan Suasana Bangunan Kuno Belanda. Foto/iNewsTV/Edi Prayitno
A
A
A
KENDAL - Kuliner nasi bakar mungkin sudah biasa. Namun di pinggiran Kabupaten Batang, perbatasan dengan Kabupaten Kendal , Jawa Tengah, ada rumah makan yang menyajikan menu nasi kukus .
Uniknya lagi menu yang dibungkus daun pisang ini dinamakan nasi meteng alias nasi hamil. Pelanggan semakin nikmat menikmati nasi meteng, di suasana rumah makan yang menempati bangunan kuno peninggalan Belanda.
Nasi meteng merupakan nasi yang di dalamnya berisi aneka sayuran dicampur dengan ikan teri. Kemudian dibungkus dengan daun pisang. Menu nasi meteng ini merupakan andalan sebuah rumah makan, yang menempati bangunan tua peninggalan Belanda. (Baca juga: Khasiat Konsumsi Nasi Merah, Membuatnya juga Mudah )
Rumah makan Dolly ini menempati rumah dinas pejabat Perkebunan Nusantara, di Kompleks PTPN 9 Siluwok, Desa Sawangan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Makanan tradisional ini diburu pecinta kuliner nusantara karena rasanya yang unik dan nikmat. (Baca juga: 1 Anggota DPRD Kendal Positif COVID-19, Dinkes Gelar Tes Swab Massal )
Bahan yang digunakan untuk membuat nasi meteng, mulai dari buah nangka muda yang sudah dirajang, petai, kacang panjang dipotong kecil-kecil dan ikan teri. Isian ini kemudian dimasukan ke tengah nasi dan di dibungkus daun pisang. Setelah itu kemudian dikukus sampai matang, kurang lebih 30 menit.
Daun pisang yang sudah berubah warna menjadi agak kekuning-kuningan, menandakan bahwa nasi meteng ini sudah siap disantap. Lebih mantap lagi dalam menikmati nasi meteng ini ditambah gorengan tempe mendoan.
Saking cintanya dengan kuliner nasi meteng, yang berisi macam-macam lauk tersebut membuat pelanggan dari Semarang, Budi Hartanto, menikmati kuliner tradisional ini.
Uniknya lagi menu yang dibungkus daun pisang ini dinamakan nasi meteng alias nasi hamil. Pelanggan semakin nikmat menikmati nasi meteng, di suasana rumah makan yang menempati bangunan kuno peninggalan Belanda.
Nasi meteng merupakan nasi yang di dalamnya berisi aneka sayuran dicampur dengan ikan teri. Kemudian dibungkus dengan daun pisang. Menu nasi meteng ini merupakan andalan sebuah rumah makan, yang menempati bangunan tua peninggalan Belanda. (Baca juga: Khasiat Konsumsi Nasi Merah, Membuatnya juga Mudah )
Rumah makan Dolly ini menempati rumah dinas pejabat Perkebunan Nusantara, di Kompleks PTPN 9 Siluwok, Desa Sawangan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Makanan tradisional ini diburu pecinta kuliner nusantara karena rasanya yang unik dan nikmat. (Baca juga: 1 Anggota DPRD Kendal Positif COVID-19, Dinkes Gelar Tes Swab Massal )
Bahan yang digunakan untuk membuat nasi meteng, mulai dari buah nangka muda yang sudah dirajang, petai, kacang panjang dipotong kecil-kecil dan ikan teri. Isian ini kemudian dimasukan ke tengah nasi dan di dibungkus daun pisang. Setelah itu kemudian dikukus sampai matang, kurang lebih 30 menit.
Daun pisang yang sudah berubah warna menjadi agak kekuning-kuningan, menandakan bahwa nasi meteng ini sudah siap disantap. Lebih mantap lagi dalam menikmati nasi meteng ini ditambah gorengan tempe mendoan.
Saking cintanya dengan kuliner nasi meteng, yang berisi macam-macam lauk tersebut membuat pelanggan dari Semarang, Budi Hartanto, menikmati kuliner tradisional ini.