Didatangi KPK, Bupati Bandung Barat Mengaku Hanya Diinterogasi

Selasa, 10 April 2018 - 23:10 WIB
Didatangi KPK, Bupati...
Didatangi KPK, Bupati Bandung Barat Mengaku Hanya Diinterogasi
A A A
BANDUNG BARAT - Informasi mengenai ditangkapnya Bupati Bandung Barat Abubakar dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbantahkan.

Hal ini setelah orang nomor satu di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tersebut muncul menemui puluhan wartawan yang telah menunggu di rumah pribadinya di Jalan Mutiara I, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, KBB, Selasa (10/4/2018) malam.

Kepada media, Abubakar mengatakan jika sepanjang Selasa siang dirinya mengisi tiga kegiatan dinas di wilayah Lembang. Baru sekitar pukul 19.00 WIB saat dirinya berada di rumah dinas di Kota Baru Padalarang, kedatangan tamu dua orang yang setelah dicek mereka petugas dari KPK.

"Ada tamu dua orang dari KPK, mereka datang meminta klarifikasi mengenai berkenaan dengan yang saya tahu dan liat kegiatan yang dilakukan oleh SKPD," ucapnya kepada wartawan.

Menurutnya, hasil pemeriksaan itu dituangkan dalam berita acara. Disinggung mengenai adanya kepala dinas yang ditangkap, Abubakar mengatakan belum mengetahui hal tersebut. Hanya informasi ini cukup mengganggu apalagi di tengah persiapan menjelang pelaksanaan debat Pilkada KBB yang akan digelar Rabu (11/4/2018).

Abubakar menegaskan, secara keseluruhan agenda pelaksanaan debat khususnya yang dilakukan oleh istrinya yang maju di Pilkada KBB terus berjalan. Namun, dirinya tidak akan bisa mendampingi karena dijadwalkan melakukan pemeriksaan media yakni kemoterapi di RS Boromeus Bandung.

"Saya sadar kondisi ini tidak lepas dari pelaksanaan pilkada karena jelas lawan politik sedang memasang CCTV," sindirnya.

Menurutnya, ada anggapan dirinya menggalang dana kepada kepala dinas, untuk pemeriksaan kesehatan ataupun keperluan pilkada karena dirinya sebagai ketua tim sukses. Sebaliknya, justru dirinya mewanti-wanti dan berhati-hati karena tidak minta dibekali tapi minta didoakan agar diberi sehat. Selama dua periode menjadi bupati dianggapnya sudah lebih cukup.
(pur)
Berita Terkait
KPK OTT di Kota Bekasi,...
KPK OTT di Kota Bekasi, Sejumlah Orang diperiksa
KPK Prihatin Belasan...
KPK Prihatin Belasan Tahun OTT, Kepala Daerah Tak Kapok Korupsi
KPK OTT Bupati dan Anggota...
KPK OTT Bupati dan Anggota BPK Jawa Barat
UNJ Bantah Rektornya...
UNJ Bantah Rektornya Kena Operasi Tangkap Tangan
Operasi Tangkap Tangan...
Operasi Tangkap Tangan Pejabat UNJ Dinilai Janggal
KPK Tak Merasa Bangga...
KPK Tak Merasa Bangga Tangkap Banyak Kepala Daerah, Kenapa?
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
4 jam yang lalu
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
5 jam yang lalu
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
5 jam yang lalu
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
6 jam yang lalu
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
7 jam yang lalu
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
8 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved