Survei TPD, Elektabilitas Ganjar-Mahfud di Jatim Hampir 50 Persen

Rabu, 10 Januari 2024 - 09:00 WIB
loading...
Survei TPD, Elektabilitas...
Ketua TPD Ganjar-Mahfud Jatim, Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadji memberikan keterangan pers di Posko TPD Jatim, Selasa (9/01/2024). Foto/MPI/Ihya Ulumuddin
A A A
SURABAYA - Tingkat keterpilihan pasangan calon presiden dan wakil presiden Ganjar-Mahfud di Jawa Timur (Jatim) masih tinggi. Berdasarkan survei internal Tim Pemenangan Daerah (TPD) Jatim, elektabilitas pasangan nomor urut 03 itu mencapai 48 persen.

Ketua TPD Jatim Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadji mengatakan, capaian elektabilitas itu menunjukkan Ganjar-Mahfud paling diinginkan masyarakat Jatim untuk memimpin Indonesia.

Baca juga: Gedung Internatio Surabaya Dideklarasikan Jadi Posko TPD Ganjar-Mahfud Jatim

Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya untuk terus bekerja keras, sehingga kemenangan Ganjar-Mahfud di Jatim semakin tebal.



"Angkanya hampir 50 persen, tepatnya di angka 48 persen. Itu berdasarkan survei internal kami untuk Pilpres 2024 di Jatim. Kami mengejar target 68 persen untuk suara Ganjar-Mahfud di Jatim," kata Agus di sela Konsolidasi Tim Pemenangan Cabang (TPC) Ganjar Mahfud se-Jatim di Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud, Surabaya, Selasa (9/01/2024) malam.

Agus mengatakan, angka 48 persen cukup positif untuk menjaga kemenangan. Meski begitu, pihaknya tidak akan lengah. Karena itu, seluruh tim mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten, kota akan dikerahkan agar elektabilitas terus naik dan mencapai target 68 persen.

"Masih ada sisa 20 persen yang butuh dikejar agar target 68 persen tercapai," tutur mantan Sekjen Kemenhan itu.

Baca juga: Kampanye Pilpres, TPD Ganjar-Mahfud Jatim Gelar Doa Lintas Agama

Misi itulah yang dibahas dalam rapat konsilidasi bersama 38 TPC se-Jatim tadi malam. Mereka akan memetakan seluruh wilayah di Jatim dan meramu strategi untuk memenangkan paslon Ganjar-Mahfud sesuai target.

Agus mengatakan, pemetaan wilayah sangat penting agar strategi yang dijalankan oleh tim pemenangan bisa tepat sasaran.

Sebab, dari hasil analisis dan evaluasi, masih ada beberapa wilayah yang perlu mendapat sentuhan khusus, seperti Madura, Tapal Kuda, dan Pantura.

"Wilayah-wilayah itu harus diperkuat, termasuk Surabaya yang menjadi salah satu tumpuan suara," katanya.

Dia juga optimistis, wilayah yang selama ini menjadi kandang banteng (PDIP) tidak akan goyah. Mayoritas masyarakat akan memilih Ganjar-Mahfud, pasangan yang diusung PDIP, Partai Perindo, PPP, dan Hanura.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
Baru Berusia Setahun,...
Baru Berusia Setahun, Polda Papua Barat Daya Diapresiasi Publik
ESQ Raih Penghargaan...
ESQ Raih Penghargaan atas Inovasi Pemetaan Talenta ASN Terbanyak dan Termodern Berbasis AI di Jawa Timur
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
Cek Jadwal dan Kuota...
Cek Jadwal dan Kuota Jalur Prestasi SPMB Jatim 2026, Ada Golden Ticket
Rekomendasi
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved