Penyebab Gempa Merusak di Sumedang, BMKG: Namanya Sesar Sumedang
Senin, 08 Januari 2024 - 12:26 WIB
loading...
A
A
A
Dwikorita mengatakan hal ini dipandang perlu untuk diketahui oleh publik dan pemerintah daerah setempat untuk menjadikan kewaspadaan dan kesiapan.
“Bukan untuk menimbulkan ketakutan tapi justru untuk menenangkan sudah tahu Insya Allah apa ancamannya, ada di mana resikonya seberapa besar dan bisa segera disiapkan bagaimana langkah mitigasi untuk mengurangi resiko tersebut,” ungkapnya.
Baca Juga: BNPB: Pemerintah Berikan Rp500.000 Per Bulan untuk Korban Gempa Sumedang
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat, gempa bumi di Sumedang tersebut telah mengakibatkan 10 orang luka-luka dan 138 rumah rusak yang tersebar di Kabupaten Sumedang.
Di antaranya: Kecamatan Sumedang Utara, Sumedang Selatan,Tanjung Medan, Tanjungkerta Jatinangor, Pamulihan Rancakalong, dan Surian, serta Kabupaten Bandung di Kecamatan Arjasari dan Cicalengka.
“Memperhatikan sebaran gempa bumi susulan, tatanan tektonik atau tektonik setting, dan analisis mekanisme sumbernya, gempa bumi tersebut disebabkan oleh sesar aktif yang melewati kota Sumedang yang semula belum terpetakan,” ujarnya.
“Bukan untuk menimbulkan ketakutan tapi justru untuk menenangkan sudah tahu Insya Allah apa ancamannya, ada di mana resikonya seberapa besar dan bisa segera disiapkan bagaimana langkah mitigasi untuk mengurangi resiko tersebut,” ungkapnya.
Baca Juga: BNPB: Pemerintah Berikan Rp500.000 Per Bulan untuk Korban Gempa Sumedang
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat, gempa bumi di Sumedang tersebut telah mengakibatkan 10 orang luka-luka dan 138 rumah rusak yang tersebar di Kabupaten Sumedang.
Di antaranya: Kecamatan Sumedang Utara, Sumedang Selatan,Tanjung Medan, Tanjungkerta Jatinangor, Pamulihan Rancakalong, dan Surian, serta Kabupaten Bandung di Kecamatan Arjasari dan Cicalengka.
“Memperhatikan sebaran gempa bumi susulan, tatanan tektonik atau tektonik setting, dan analisis mekanisme sumbernya, gempa bumi tersebut disebabkan oleh sesar aktif yang melewati kota Sumedang yang semula belum terpetakan,” ujarnya.
Lihat Juga :