Wali Kota Surabaya Tiadakan Lomba dan Tasyakuran Kemerdekaan
Selasa, 11 Agustus 2020 - 01:26 WIB
loading...
A
A
A
"Makanya kepada seluruh masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan lomba dan malam tirakatan atau tasyakuran kemerdekaan serta kegiatan lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan dalam rangka peringatan HUT ke-75 RI," kata Irvan, Senin (10/8/2020).
(Baca juga: Sebelum Tewas Otong Sempat Buang Barang Bukti dan Mencoba Kabur )
Ia melanjutkan, SE ini sudah disebarkan ke kecamatan dan kelurahan se-Kota Surabaya. Sehingga pihaknya berharap semua warga bisa menyosialisasikan dan melakukan pengawasan di wilayahnya masing-masing.
Irvan memastikan, sebelum mengeluarkan SE tersebut, pihaknya telah menggelar rapat bersama dengan para pakar atau para ahli, yaitu Bagong Suyanto, perwakilan dari Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi), dan juga ahli dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair).
Berdasarkan hasil dari koordinasi itu, perhitungan identifikasi risiko menyebut kegiatan lomba dan tasyakuran dinilai cukup berisiko. "Karena tasyakuran untuk malam 17 Agustusan itu, pertama jelas ada berkumpulannya. Kedua yang namanya tasyakuran kemerdekaan itu pasti makan-makan dan otomatis membuka masker," jelasnya.
(Baca juga: Sebelum Tewas Otong Sempat Buang Barang Bukti dan Mencoba Kabur )
Ia melanjutkan, SE ini sudah disebarkan ke kecamatan dan kelurahan se-Kota Surabaya. Sehingga pihaknya berharap semua warga bisa menyosialisasikan dan melakukan pengawasan di wilayahnya masing-masing.
Irvan memastikan, sebelum mengeluarkan SE tersebut, pihaknya telah menggelar rapat bersama dengan para pakar atau para ahli, yaitu Bagong Suyanto, perwakilan dari Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi), dan juga ahli dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair).
Berdasarkan hasil dari koordinasi itu, perhitungan identifikasi risiko menyebut kegiatan lomba dan tasyakuran dinilai cukup berisiko. "Karena tasyakuran untuk malam 17 Agustusan itu, pertama jelas ada berkumpulannya. Kedua yang namanya tasyakuran kemerdekaan itu pasti makan-makan dan otomatis membuka masker," jelasnya.
Lihat Juga :