Advokasi Hak Hunian Layak di Kampung Kota Jakarta Raih Gold Medal World Habitat Awards 2024
Jum'at, 05 Januari 2024 - 14:18 WIB
loading...
A
A
A
Secara khusus, Dewan Juri World Habitat Awards 2024 memberikan berbagai apresiasi kepada kerja bersama ini. Antara lain, Direktur Eksekutif UN Habitat (lembaga PBB yang bergerak di isu permukiman dan perumahan) Maimunah Mohd Sharif menyatakan pujiannya terhadap kemitraan berbagai pihak dan keterlibatan warga sedini mungkin, termasuk keputusan untuk memanfaatkan kebijakan dan pendekatan politik untuk mendorong perubahan.
Dia juga mengapresiasi penggunaan koperasi untuk memberikan solusi tanah, mengurangi spekulasi dan memperkuat keamanan bermukim. Sementara itu, Direktur The Shift dan Pelapor Khusus PBB untuk Hak atas Hunian Layak 2014-2019 Leilani Farha menyatakan advokasi hak atas hunian layak di Jakarta sebagai terobosan fantastis yang memberikan ruang bagi warga yang berisiko digusur dan telah tergusur, untuk melakukan advokasi bagi perubahan hukum dan politik yang signifikan.
Dia menilai terobosan itu berakar kuat pada pendekatan hak asasi manusia dengan fokus pada perubahan sistemis, keterlibatan masyarakat, dan jaminan keamanan bermukim. “Ini adalah aspek-aspek mendasar dari hak atas perumahan. Saya menyadari bahwa keterlibatan masyarakat sering kali tidak terpusat pada pekerjaan perumahan, sehingga saya sangat terkesan dengan aspek proyek ini,” katanya dalam siaran pers, Jumat (5/1/2024).
Sejak 1986, World Habitat Award adalah anugerah tahunan di bidang perumahan dan permukiman yang diberikan oleh World Habitat, bekerja sama dengan UN Habitat. Selain Advokasi Hak atas Hunian Layak di Jakarta, Gold Medal juga diberikan kepada Energiesprong, proyek adaptasi hunian yang berwawasan iklim.
Dia juga mengapresiasi penggunaan koperasi untuk memberikan solusi tanah, mengurangi spekulasi dan memperkuat keamanan bermukim. Sementara itu, Direktur The Shift dan Pelapor Khusus PBB untuk Hak atas Hunian Layak 2014-2019 Leilani Farha menyatakan advokasi hak atas hunian layak di Jakarta sebagai terobosan fantastis yang memberikan ruang bagi warga yang berisiko digusur dan telah tergusur, untuk melakukan advokasi bagi perubahan hukum dan politik yang signifikan.
Dia menilai terobosan itu berakar kuat pada pendekatan hak asasi manusia dengan fokus pada perubahan sistemis, keterlibatan masyarakat, dan jaminan keamanan bermukim. “Ini adalah aspek-aspek mendasar dari hak atas perumahan. Saya menyadari bahwa keterlibatan masyarakat sering kali tidak terpusat pada pekerjaan perumahan, sehingga saya sangat terkesan dengan aspek proyek ini,” katanya dalam siaran pers, Jumat (5/1/2024).
Sejak 1986, World Habitat Award adalah anugerah tahunan di bidang perumahan dan permukiman yang diberikan oleh World Habitat, bekerja sama dengan UN Habitat. Selain Advokasi Hak atas Hunian Layak di Jakarta, Gold Medal juga diberikan kepada Energiesprong, proyek adaptasi hunian yang berwawasan iklim.
(rca)
Lihat Juga :