Bupati Karawang: Penganiayaan Bayi Hingga Koma Tidak Manusiawi

Rabu, 21 Maret 2018 - 13:41 WIB
Bupati Karawang: Penganiayaan...
Bupati Karawang: Penganiayaan Bayi Hingga Koma Tidak Manusiawi
A A A
KARAWANG - Bupati Karawang, Jawa Barat, Cellica Nurachadiana tak kuasa menahan sedih saat mengunjungi Calista, bayi berusia 1,5 tahun yang mengalami koma di RSUD Karawang akibat penganiayaan. Cellica mengaku tidak mengerti masih ada orang yang tega menganiaya bayi yang tidak berdaya, apalagi jika dilakukan orang terdekatnya.

"Ini sudah keterlaluan dan sudah mengusik nilai kemanusiaan kita. Bayi yang tidak berdaya disiksa seperti itu sekujur tubuhnya penuh luka. Saya tidak kuat melihatnya. Saya sudah kontak Pak Kapolres untuk mencari pelakunya karena ini sudah keterlaluan," kata Cellica usai melihat bayi Calista Di RSUD Karawang, Rabu (21/3/2018).

Menurut Cellica melihat luka yang dialami Calista dia meyakini pelaku melakukan perbuatannya dengan penuh kebencian dan seperti tidak punya hati. "Sebagai Bupati dan juga seorang ibu saya tidak bisa menerima kejadian ini. Maaf ya Calista membutuhkan keajaiban Allah untuk bisa bertahan hidup," kata Cellica dengan nada lirih.

Cellica berjanji jika Calista berhasil melewati masa kritis dia akan merawat Calista jika diijinkan. Calista akan dirawat dalam lingkungan keluarga dan di bawah pengawasannya. "Saya siap merawat jika memang itu bisa membawa kebaikan buat Calista. Dia butuh kasih sayang dan saya siap menyayanginya jika tidak ada yang memberikan kasih sayang," katanya.

Seperti diketahui, Calista dilarikan ibunya, Sinta, ke RSUD dalam kondisi koma. Namun, hasil pemeriksaan tim dokter, Calista diduga mengalami penganiayaan.

Di sekujur tubuh Calista penuh luka penganiayaan seperti bekas cubitan, sundutan rokok dan kepala bagian belakang mengalami luka akibat benturan. Polisi masih mendalami kasus penganiayaan ini dan sudah meminta keterangan orang-orang terdekat Calista.
(rhs)
Berita Terkait
Polisi Berhasil Tangkap...
Polisi Berhasil Tangkap Penganiaya Bayi Berusia 1 Tahun di Makassar
Limbah Popok Bayi Dibuang...
Limbah Popok Bayi Dibuang Sembarangan, Warga Karawang Keluhkan Bau Menyengat
Atasi Banjir Karawang,...
Atasi Banjir Karawang, Pemkab Perlu Dukungan Provinsi dan Pusat
Jenazah Imam Masykur...
Jenazah Imam Masykur yang Tewas Dianiaya Oknum Paspampres Menginap 8 Hari di Kamar Mayat RSUD Karawang
Bikin Gaduh, Wabup Ahmad...
Bikin Gaduh, Wabup Ahmad Zamaksyari Didesak Mundur
Miris! Bantuan Tak Merata,...
Miris! Bantuan Tak Merata, Korban Banjir di Jenebin Karawang Meminta-minta di Jalan
Berita Terkini
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
12 menit yang lalu
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
10 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
10 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
11 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
12 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
12 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved