Lakukan KDRT dan Ancam Istri Pakai Pisau, Pegawai BNN Dilaporkan ke Polres Bekasi
Selasa, 02 Januari 2024 - 14:57 WIB
loading...
A
A
A
“Saya kasih kesempatan, setelah rujuk terjadi KDRT lagi. Saya sempat tahan (laporan) karena memiliki tiga anak. Sampai saya enggak kuat ada KDRT berulang di 2022 dan 2023, akhirnya pada Maret 2023 saya minta penyidik untuk melanjutkan laporan saya (tahun 2021),” ungkapnya.
Baca juga: Ditodong Pistol, Ibu Bhayangkari Sukabumi Dianiaya Oknum Polisi hingga Babak Belur
Salah satu bukti kekerasan yang diterimanya ialah video CCTV yang kini viral. Dalam video tersebut, pelaku tega mendorong, mencekik dan memukul dirinya, bahkan sang suami juga sempat menodong pisau kepada dirinya. “(Kekerasan) yang parah itu dilakukan di depan anak, saya capek, ini udah lama, rasanya sudah jatuh tertimpa tangga,” tuturnya.
YA berpesan kepada suaminya agar tidak menganiaya dirinya. YA mengaku ikhlas apabila sang suami memang sudah ingin berpisah. “Kalau memang mau cerai, cerailah yang baik. Kita buat hitam di atas putih, kita sebagai orang tua jangan menelantarkan, kita tetap berkomunikasi dengan baik untuk anak,” tutupnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Muhammad Firdaus membenarkan kepolisian telah menerima laporan dari korban. Polisi kini tengah menunggu laporan forensik sebelum adanya penetapan tersangka. “Pelaku sudah diperiksa, tinggal gelar penetapan tersangka aja nanti setelah pemeriksaan dokter forensik,” kata Firdaus.
Baca juga: Ditodong Pistol, Ibu Bhayangkari Sukabumi Dianiaya Oknum Polisi hingga Babak Belur
Salah satu bukti kekerasan yang diterimanya ialah video CCTV yang kini viral. Dalam video tersebut, pelaku tega mendorong, mencekik dan memukul dirinya, bahkan sang suami juga sempat menodong pisau kepada dirinya. “(Kekerasan) yang parah itu dilakukan di depan anak, saya capek, ini udah lama, rasanya sudah jatuh tertimpa tangga,” tuturnya.
YA berpesan kepada suaminya agar tidak menganiaya dirinya. YA mengaku ikhlas apabila sang suami memang sudah ingin berpisah. “Kalau memang mau cerai, cerailah yang baik. Kita buat hitam di atas putih, kita sebagai orang tua jangan menelantarkan, kita tetap berkomunikasi dengan baik untuk anak,” tutupnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Muhammad Firdaus membenarkan kepolisian telah menerima laporan dari korban. Polisi kini tengah menunggu laporan forensik sebelum adanya penetapan tersangka. “Pelaku sudah diperiksa, tinggal gelar penetapan tersangka aja nanti setelah pemeriksaan dokter forensik,” kata Firdaus.
(cip)
Lihat Juga :