Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Bansos COVID-19 Bulukumba

Senin, 10 Agustus 2020 - 16:17 WIB
loading...
Polisi Segera Gelar...
Polres Bulukumba segera melakukan gelar perkara terkait dengan dugaan penyelewengan anggaran kasus Bansos COVID-19 di Bulukumba. Foto: Ilustrasi
A A A
BULUKUMBA - Tim penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bulukumba , segera melakukan gelar perkara terkait dengan kasus penyelewengan anggaran pengadaan Bantuan Sosial (Bansos) COVID-19 Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bulukumba.

Itu setelah mereka menerima kesimpulan hasil audit Inspektorat Bulukumba, terkait dugaan penyelewengan anggaran ini.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Bansos COVID-19 Bulukumba Terkendala Audit Inspektorat

Berdasarkan hasil audit Inspektorat Bulukumba, ditemukan adanya kelebihan pembayaran sebesar Rp344 Juta. Hasil audit tersebut menjadi dasar tim penyidik untuk melakukan gelar perkara.

Kanit Tipikor Polres Bulukumba , Ipda Muhammad Ali mengungkapkan, kesimpulan hasil audit dari Inspektorat Bulukumba telah diterima dan selanjutnya akan dilakukan gelar perkara di Polda Sulsel, untuk memastikan apakah perkara tersebut sudah dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan.

"Hasil audit sudah kami laporkan ke pimpinan dalam hal ini Kapolres Bulukumba. Dan diperintahkan untuk meminta gelar perkara di Polda Sulsel. Apakah perkara bansos Dinas Sosial ini sudah dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan," paparnya Senin, (10/08/2020).

Terkait teknis pelaksanaan lanjutnya, pihaknya juga akan menunggu petunjuk dari Polda, apakah pelaksanaan gelar perkara dilaksanakan di Polda atau di Polres Bulukumba .

"Nanti kalau ada petunjuk dari pembina fungsi di Polda baru kami sampaikan waktu dan tempatnya," tukas Ali.

Sebelumnya, Legislator Gerindra Muhammad Bakti mempertanyakan pembagian bantuan sosial untuk warga terdampak COVID-19 di Bulukumba belum merata. Hingga kini, masih ada tiga kecamatan yang belum tersentuh basos tersebut, yakni Bulukumpa, Rilau Ale dan Ujung Loe.

Tidak meratanya pembagian bansos tersebut sempat diungkap Ketua Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Muhammad Bakti. Ia menyampaikan temuannya itu dalam sidang paripurna pengesahan pansus anggaran COVID-19 beberapa waktu yang lalu.

"Saya mempertanyakan hal itu karena dari 10 kecamatan, ada 3 kecamatan yang belum mendapat penyaluran bantuan. Karena jika seperti ini akan menimbulkan riak di tengah masyarakat," ungkapnya.

Baca Juga: Korupsi Anggaran Bantuan COVID-19, Kopel Desak Polisi Cari Aktor Intelektual
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Pelaku Penganiaya...
Terungkap, Pelaku Penganiaya Bocah Perempuan di Bulukumba Ternyata Paman Korban
UNICEF Terima Donasi...
UNICEF Terima Donasi USD500.000 Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19
Mengharukan! Air Mata...
Mengharukan! Air Mata AS Tahanan Narkoba Berlinang saat Proses Ijab Kabul
Cegah Sebaran COVID-19,...
Cegah Sebaran COVID-19, MNC Peduli dan Insap Bagikan Paket Prokes ke Warga Malang
Kirim Foto-foto Telanjang...
Kirim Foto-foto Telanjang Agar Dapat Bantuan COVID-19, Belasan Wanita Muda Malah Diperas
Gubernur Jatim Bagikan...
Gubernur Jatim Bagikan Paket Bantuan Bagi Peserta Vaksinasi di Program Jelajah Kampung dan Pesisir
Chris Brown Diduga Pakai...
Chris Brown Diduga Pakai Dana Bantuan Covid-19 untuk Pesta, dan Liburan Mewah
Dites Urine Mendadak,...
Dites Urine Mendadak, 4 Oknum Anggota Polres Bulukumba Positif Narkoba
Pencuri Bertopeng dengan...
Pencuri Bertopeng dengan Senjata Tajam di Bulukumba Berhasil Diringkus Polisi
Rekomendasi
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Berita Terkini
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved