Ganjar Tingkatkan Eksistensi Warga Difabel, Gagas Pendidikan Inklusif
Selasa, 26 Desember 2023 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan itu, Ganjar juga mengapresiasi inisiatif pemerintah Kabupaten Sukoharjo, yang kini mengoperasikan sanggar inklusi untuk menampung anak-anak berkebutuhan khusus.
“Informasi dari Ibu Bupati sangat menarik. Ternyata, banyak orang tua malu memiliki anak berkebutuhan khusus. Maka, keberadaan sanggar ini, pendidikan inklusif akan terjadi dan mereka bisa bertemu. Ada terapisnya dan tentu saja, ini akan sangat membantu," ungkapnya.
Baca juga: Kunjungi Pasar Nguter Sukoharjo, Ganjar Minum 2 Gelas Jamu
"Tadi terapisnya menyampaikan, “Pak saya sudah lolos P3K, tapi saya ditempatkan di rumah sakit, terus siapa yang mengurus anak anak ini?” Ya, Ibu Bupati langsung bilang, sudah nanti kamu ditempatkan di situ. Jadi, mereka senang,” tambahnya.
Suami Siti Atikoh Apriyanti itu pun berpesan, kepada para orang tua yang hadir agar tidak membiarkan anak-anak difabel berdiam di rumah.
Menurutnya, Allah titipkan putra-putri untuk disayangi dan didampingi. Para orang tua juga tidak sendirian, karena dibantu pemerintah yang kreatif seperti di Sukoharjo.
“Tolong, tolong betul saya titip. Sampaikan pada keluarga-keluarga yang lain kalau ada anak berkebutuhan khusus, bawa ke sini. Jangan takut, jangan malu. Karena ke depan, kita bisa menemukan talenta yang luar biasa," tandasnya.
“Informasi dari Ibu Bupati sangat menarik. Ternyata, banyak orang tua malu memiliki anak berkebutuhan khusus. Maka, keberadaan sanggar ini, pendidikan inklusif akan terjadi dan mereka bisa bertemu. Ada terapisnya dan tentu saja, ini akan sangat membantu," ungkapnya.
Baca juga: Kunjungi Pasar Nguter Sukoharjo, Ganjar Minum 2 Gelas Jamu
"Tadi terapisnya menyampaikan, “Pak saya sudah lolos P3K, tapi saya ditempatkan di rumah sakit, terus siapa yang mengurus anak anak ini?” Ya, Ibu Bupati langsung bilang, sudah nanti kamu ditempatkan di situ. Jadi, mereka senang,” tambahnya.
Suami Siti Atikoh Apriyanti itu pun berpesan, kepada para orang tua yang hadir agar tidak membiarkan anak-anak difabel berdiam di rumah.
Menurutnya, Allah titipkan putra-putri untuk disayangi dan didampingi. Para orang tua juga tidak sendirian, karena dibantu pemerintah yang kreatif seperti di Sukoharjo.
“Tolong, tolong betul saya titip. Sampaikan pada keluarga-keluarga yang lain kalau ada anak berkebutuhan khusus, bawa ke sini. Jangan takut, jangan malu. Karena ke depan, kita bisa menemukan talenta yang luar biasa," tandasnya.
Lihat Juga :